Mahfud MD Sebut Kiai Zulfa Mustofa Ulama NU yang Baik, Langka, dan Tawaduk
Mahfud juga mengaitkan konstruksi berpikir dalam kitab tersebut dengan teori sistem hukum Lawrence Friedman yang menempatkan substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum sebagai tiga elemen utama efektivitas hukum.
Ia menilai seluruh elemen tersebut telah tergambar secara runtut dalam kitab, mulai dari pembahasan metodologi fatwa hingga pentingnya kehadiran hakim (qadhi) yang berintegritas.
Selain itu, Mahfud mengajak kalangan santri agar tidak lagi merasa inferior ketika memasuki dunia akademik maupun penegakan hukum nasional. Menurutnya, tradisi pesantren sesungguhnya telah lama mengenalkan metodologi berpikir hukum yang bahkan menjadi dasar berkembangnya teori-teori hukum modern.
"Kaum santri tidak perlu lagi merasa minder. Banyak asas dan metodologi hukum modern yang justru sudah kami pelajari sejak di pesantren melalui ushul fikih," ujarnya.
Dia berharap kehadiran Ithafu Ummati Al Muqtafa dapat memperkuat tradisi intelektual pesantren sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi umat, bangsa, dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa merupakan kumpulan empat karya berbahasa Arab yang disusun oleh Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa.
Kitab ini membahas metodologi Bahtsul Masail, ushul fikih, fatwa-fatwa kontemporer, serta sejarah intelektual Syekh Nawawi al-Bantani sebagai kontribusi untuk memperkaya khazanah keilmuan Islam dan memperkuat tradisi intelektual Nahdlatul Ulama. (*/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Apakah ini sinyal dari Mahfud MD berharap Kiai Zulfa Mustofa menjadi Ketua Umum PBNU kelak?
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan
- Lukman Edy, Figur Tersembunyi di Balik Keberhasilan Gus Kikin Pimpin PBNU
- Inilah Kegiatan Gus Yahya Setelah Tidak jadi Ketum PBNU
- Ekonomi Politik NU dan Pesantren: Catatan Setelah Muktamar
- 5 Berita Terpopuler: Sanksi Potong Gaji Dimulai, 35 Ribu PPPK & PPPK Paruh Waktu Bakal Berkumpul di Istana Negara
- Ucap Selamat untuk Gus Kikin, Partai Ummat Berharap PBNU Galang Persatuan Indonesia
- Catatan Pemungkas Dari Muktamar Ke-35 NU
JPNN.com




