Senin, 19 November 2018 – 22:31 WIB

Malaysia Tarik Cokelat Cadbury Mengandung DNA Babi

Minggu, 25 Mei 2014 – 20:10 WIB
Malaysia Tarik Cokelat Cadbury Mengandung DNA Babi - JPNN.COM

PETALING JAYA--Malaysia memerintahkan penarikan cokelat buatan Cadbury karena mengandung DNA babi. Keputusan ini diambil setelah hasil tes Departemen Kesehatan Malaysia positif menyatakan adanya kandungan DNA babi.

"Dua jenis cokelat yang ditemukan mengandung DNA babi akan ditarik dari rak-rak supermarket segera," kata Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia Dt Dr Noor Hisham Abdullah ke soshiok.com, Minggu (25/5).

Dijelaskannya cokelat Cadbury Dairy yang mengandung DNA Babi masing-masing Milk Hazelnut dengan nomor batch : 200813M01H I2 ; kadaluwarsa pada Nov 13, 2014. Dan, Cadbury Dairy Milk Roast Almond dengan nomor batch : 221013N01R I1 ; kadaluwarsa pada 15 Jan 2015. Sebuah tes pada sampel ketiga, Cadbury Dairy Milk Chocolate tidak menemukan jejak DNA babi.

Sementara itu, halaman facebook Cadbury Malaysia menanggapi laporan Departemen Kesehatan, Malaysia menyatakan. Mereka mengaku diberitahukan bahwa Cadbury Dairy Milk Hazelnut (dengan nomor batch 200813M01H I2 yang berakhir pada Nov 13, 2014) dan Cadbury Dairy Milk Roast Almond (dengan nomor batch 221013N01R I1 yang berakhir pada 15 Jan 2015) telah dianalisis oleh Departemen Kesehatan dan dinyatakan positif jejak DNA babi.

"Kami telah mengambil tindakan segera dengan menarik produk tersebut," kata Cadbury Malaysia dalam pernyataannya di halaman facebook.

Mereka menjamin tidak ada lagi cokelat Cadbury lainnya yang terindikasi dalam tes itu.

"Kami melakukan review lengkap dari rantai suplai untuk memastikan semua standar kualitas terus dipenuhi. Kami ingin meyakinkan konsumen kami bahwa semua cokelat Cadbury yang diproduksi di Malaysia telah bersertifikat halal oleh JAKIM, yang meliputi lokasi dan bahan baku yang digunakan dalam produksi produk tersebut," beber pernyataan tersebut.

Cadbury Malaysia menyebutkan, pihaknya telah memberlakukan prosedur kualitas yang ketat untuk memastikan produknya memiliki standar keamanan dan kualitas tertinggi. (esy/jpnn)

SHARES
TAGS   Malaysia
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar