Marak Karhutla di Musim Kemarau, Dedi Mulyadi: Jangan Main dengan Api
jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM meminta seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan masuk ke hutan dalam kondisi kemarau disertai dengan fenomena El Nino.
Masyarakat juga diminta tidak merokok di kawasan hutan karena bisa menyebabkan kebakaran.
Menurutnya, masyarakat yang nekat masuk ke hutan dan merokok dalam kondisi kemarau bisa berpotensi membuat kebakaran. Sehingga, dia meminta agar berhati-hati dan tidak masuk ke area hutan.
"Ya, semua orang harus hati-hati. Jangan pergi ke hutan bawa rokok, karena itu memiliki implikasi yang cukup luas. Pokoknya gini deh, selama kemarau ini jangan main dengan api," kata Dedi, Senin (10/8).
Terpisah, Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan, ada 79 kejadian kebakaran hutan dan lahan sepanjang 1 Januari hingga 9 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut tersebar di 86 titik di sejumlah kecamatan dengan total luas lahan terdampak mencapai 87 hektare.
Kabupaten Sumedang menjadi daerah dengan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan terbanyak.
Di sisi lain, tidak ada korban jiwa, warga mengungsi, maupun orang hilang yang dilaporkan akibat rangkaian kebakaran tersebut.
Respons Gubernur Jabar soal maraknya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau.
- Ringankan Beban Tim Gabungan Karhutla, CBI Group & SSMS Salurkan Bantuan Rp2,24 miliar
- Sigap Tangani Karhutla, TNI Tuai Apresiasi di Medsos
- Dedi Mulyadi Sampaikan Hasil Investigasi Dugaan Pelecehan oleh Wabup Sumedang
- Cegah Karhutla Berdampak Fatal ke Satwa, Kemenhut Percepat Upaya Penyelamatan
- TPAS Galuga Terbakar, Api Membesar Lagi
- Libatkan Generasi Muda, Sumalindo Hutani Jaya Sosialisasikan Pencegahan Karhutla
JPNN.com




