Marak Nomor CS Palsu dan Phishing, INDODAX Perkuat Edukasi Keamanan Digital
jpnn.com, JAKARTA - INDODAX memperkuat edukasi keamanan digital melalui kampanye anti-phishing dengan mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam memverifikasi informasi sebelum mengakses layanan digital atau menghubungi layanan pelanggan.
CEO INDODAX, William Sutanto, mengatakan pola kejahatan siber kini menunjukkan perubahan, jika sebelumnya pelaku berupaya membobol sistem teknologi, kini mereka lebih banyak memanfaatkan kelengahan pengguna untuk memperoleh akses terhadap akun dan informasi pribadi.
“Saat ini pelaku kejahatan tidak selalu berusaha membobol sistem yang kompleks. Mereka justru mencari cara yang lebih mudah, yaitu memanipulasi pengguna agar secara sukarela memberikan akses akun, kode OTP, atau informasi pribadi melalui tautan maupun nomor palsu. Karena itu, literasi keamanan digital harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.
William menambahkan salah satu modus yang semakin sering ditemukan adalah penyalahgunaan mesin pencari untuk menampilkan nomor layanan pelanggan palsu, situs tiruan, maupun tautan berbahaya yang menyerupai kanal resmi perusahaan.
“Banyak korban merasa aman karena menemukan informasi tersebut melalui mesin pencari. Padahal posisi teratas di hasil pencarian tidak selalu menjamin keaslian suatu informasi. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya mencari, tetapi juga memverifikasi. Pastikan selalu mengakses website resmi dan menggunakan kanal komunikasi resmi yang telah disediakan,” tuturnya.
Oleh karena itu, INDODAX mengajak masyarakat menerapkan tiga kebiasaan sederhana untuk mengurangi risiko menjadi korban phishing.
Pertama, selalu memeriksa alamat domain situs yang dikunjungi dan memastikan berasal dari kanal resmi.
Kedua, tidak langsung mempercayai nomor telepon atau tautan yang muncul di hasil pencarian tanpa melakukan verifikasi.
Apabila menemukan indikasi penipuan digital mengatasnamakan INDODAX, masyarakat bisa segera melakukan verifikasi atau pelaporan melalui Live Chat Help Center.
- Tokenisasi Aset Jadi Pendorong Pertumbuhan Baru Industri Kripto
- Tak Membatasi Ruang Para Kreator, Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif
- UUP2SK Diharapkan Memperkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
- Serangan Siber Kripto Global Makin Kompleks, Peran AI dalam Keamanan Disorot
- Modus Penipuan Kripto Makin Canggih, Kesadaran Pengguna Jadi Kunci
- Sengketa BotXcoin-Indodax Bukti CFX Tidak Berfungsi
JPNN.com




