Marak Penimbunan BBM Bersubsidi

Marak Penimbunan BBM Bersubsidi
Marak Penimbunan BBM Bersubsidi
TARAKAN – Penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium marak terjadi di sentra pelayanan bahan bakar umum (SPBU) Kota Tarakan. Karenanya, Wali Kota Tarakan, Udin Hianggio berjanji akan meningkatkan pengawasan di tiap SPBU dan area dengan melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang didukung pihak Kepolisian Resort (Polres) Tarakan.

Udin mengharapkan masyarakat dapat pro aktif dengan melaporkan aksi penimbunan BBM yang umumnya dilakukan para pengecer BBM bekerjasama dengan karyawan SPBU yang nakal kepada pihak berwenang. “Saya sudah menerbitkan edaran, bahwa untuk angkutan umum sudah diatur jatah pembelian BBM (premium) per hari. Beda dengan Pertamax, silakan mau beli berapa saja,” tandas Udin.

Ditanya soal pembentukan koperasi yang akan mengatur pendistribusian BBM bersubsidi untuk kebutuhan para pengecer, Udin hanya terperangah. “Hmm..saya belum ada dilaporkan ,” singkatnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Radar Tarakan (Group JPNN) menerima informasi langsung dari seorang pengecer BBM bersubsidi di Tarakan berinisial Nry yang tinggal di persekitaran Kantor Bersama Samsat Tarakan, bahwa aksi penimbunan BBM masih terjadi di salahsatu SPBU di Tarakan. Pada aksinya tersebut, oknum tak bertanggungjawab tersebut bekerjasama dengan sejumlah karyawan SPBU yang juga tak kalah nakalnya. “Mungkin karena mereka (karyawan SPBU) nyari uang sampingan, makanya pas dikasih Rp 5 ribu dari pengepul ya mau saja,” ucap Nry.

TARAKAN – Penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium marak terjadi di sentra pelayanan bahan bakar umum (SPBU) Kota Tarakan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News