Mardiana Pilih Bertumbuh Bersama PNM Mekaar Untuk Kembangkan Usahanya
“Nasabah PNM Mekaar memiliki potensi yang luar biasa, kapasitas usaha mereka perlu ditingkatkan melalui pelatihan dan pendampingan. Dari sana, nasabah bisa menemukan ide-ide baru, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperluas pasar. Inilah yang kami dorong agar mereka benar-benar naik kelas,” tuturnya.
Dodot menambahkan, ketika perempuan diberikan akses pengetahuan, dampaknya tidak berhenti pada individu, tetapi meluas ke keluarga hingga lingkungan sekitar.
Dalam setiap langkahnya, Mardiana seperti menghidupkan kembali semangat Kartini.
Bukan sekadar tentang emansipasi, tetapi tentang keberanian untuk belajar dan beradaptasi.
Dia membuktikan bahwa kemandirian tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dari kemauan untuk terus berkembang.
Di Cimanggis, dari pelatihan sederhana hingga dapur yang terus mengepul, lahir seorang perempuan yang tidak hanya berjualan, tetapi juga berpikir, berinovasi, dan menginspirasi. Kartini masa kini, yang menemukan jalannya melalui keberanian untuk mencoba.(jpnn)
Dari pelatihan digital marketing, pemasaran, hingga pengelolaan media sosial, Mardiana seperti menemukan cahaya baru untuk membuka peluang baru.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kisah Sukses Bu Ragaia yang Jadi Nasabah PNM Mekaar dari Pesisir Papua
- PNM Tanam 27.000 Pohon untuk Dukung Penghijauan dan Penanganan Perubahan Iklim
- HUT ke-27, PNM Tebar Kebahagiaan lewat Ribuan Buku untuk Anak Pedalaman
- Ruang Pintar Pojok Baca Rinca Jadi Cara PNM Menyalakan Mimpi Anak-Anak NTT
- HUT Ke-27, PNM Perkuat Komitmen Pemberdayaan dan Kelestarian Lingkungan
- Begini Kisah Perjuangan Bu Ila Bersama PNM Mekaar
JPNN.com




