Mardiono Tegaskan Ketahanan Pangan & Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas Saat Kunjungi MUI NTT

Mardiono Tegaskan Ketahanan Pangan & Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas Saat Kunjungi MUI NTT
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono. Foto: Aristo/JPNN.com

jpnn.com, KUPANG - Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono melakukan kunjungan silaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, (29/11).

Dalam pertemuan tersebut, Mardiono berdialog untuk membahas isu kebangsaan, keumatan, dan penguatan ketahanan nasional.

Mardiono memaparkan sosialisasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Astacita Presiden, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, serta pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan.

“Penting bagi kami untuk menyampaikan langsung arah kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada MUI NTT, agar bersama-sama berperan dalam membangun ketahanan kebangsaan, khususnya di daerah,” ujar Mardiono.

Mardiono yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diyakini akan menciptakan ekosistem ekonomi rakyat dari hulu hingga hilir. Menurutnya, program ini mampu menggerakkan sektor pertanian, peternakan, perdagangan, hingga UMKM karena adanya serapan pasar yang jelas.

“Tujuan besarnya adalah menggerakkan perekonomian yang kembali kepada rakyat, tidak didominasi oleh kekuatan tertentu. Tumbuh dari rakyat dan kembali untuk rakyat,” tegasnya.

Sementara, Ketua MUI Provinsi NTT, KH Muhamad Wongso, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menyebut pertemuan ini sebagai wujud nyata kerja sama ulama dan umara dalam membangun bangsa.

“Program Presiden tidak berada di awang-awang. Kami dijemput, diajak berdialog bersama stakeholder. Tidak ada yang disembunyikan, itulah kerja sama ulama dan umara,” ungkapnya.

Muhamad Mardiono menegaskan ketahanan pangan dan ekonomi rakyat harus menjadi prioritas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News