Martin Ingatkan Masalah TPL, Menteri Bahlil Perintahkan Pak Imam ke Lapangan

Martin Ingatkan Masalah TPL, Menteri Bahlil Perintahkan Pak Imam ke Lapangan
Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung. Ilustrasi Foto: M Fathra /JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mengingatkan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia soal konflik PT Toba Pulp Lestari (TPL) dengan warga di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Martin Manurung mengatakan kementeria yang dipimpin Bahlil memang memberikan kemudahan berusaha dan berinvestasi. Tetapi, dia juga meminta BKPM mengawasi investasi yang sudah berjalan.

“Bagaimana juga pengawasan terhadap investasi- investasi yang sudah masuk dan bermasalah dengan masyarakat," kata Martin saat rapat kerja Komisi VI DPR dengan menteri BUMN dan menteri investasi/ kepala BKPM di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (22/9).

Legislator Partai NasDem itu mengingatkan dalam rapat sebelumnya dia mempertanyakan peran Satgas Investasi yang dipimpin Bahlil dalam menangani konflik perusahaan dengan masyarakat.

Dia juga menyinggung tentang dugaan adanya pelanggaran masalah lingkungan hidup dan hak-hak masyarakat adat yang dilakukan perusahaan TPL.

Martin menegaskan Indonesia bukan hanya negara yang memudahkan orang berusaha, tetapi ketika ada investor yang sudah berbisnis lantas bermasalah dengan rakyat, apakah Satgas berwenang mengecek status investasinya.

"Karena terjadi pelanggaran lingkungan, terjadi pelanggaran hak-hak masyarakat adat, ini terkait di dapil saya, PT TPL," ucap Martin.

Oleh karena itu, dia meminta Satgas Investasi mengecek langsung permasalahan di lapangan guna memastikan tidak ada masyarakat yang dirugikan oleh investasi.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung ingatkan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia soal masalah PT TPL dengan masyarakat di kawasan Danau Toba.