Masjid Al Jabbar Jadi Magnet Wisata Lebaran, Pangandaran Tergeser

Masjid Al Jabbar Jadi Magnet Wisata Lebaran, Pangandaran Tergeser
Masjid Raya Al Jabbar di Kota Bandung, menjadi destinasi terfavorit wisatawan saat libur Lebaran 2026. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

"Puncaknya adalah hari ketiga (Lebaran), jadi grafik kami tuh di hari ketiga baik hotel maupun tempat wisata itu paling banyak," ucapnya.

Iendra memastikan, banyaknya wisatawan yang datang ke Masjid Al- Jabbar ini berdasarkan data yang masuk dari pengelola.

Menurutnya, kunjungan wisatawan di 249 destinasi wisata lain di kabupaten dan kota wilayah Jabar bisa jadi lebih tinggi jika benar menghitung pengunjungnya. 

"Masalah data ini memang banyak faktor, yang pertama adalah kesiapan dari metodenya mereka menghitung, sebetulnya kan mudah dengan tiket hanya mereka itu memang dibedakan antara yang berkunjung dengan menghitung pajak," jelasnya.

Iendra menambahkan, peran pengurus objek wisata dalam menghitung jumlah wisatawan juga turut menjadi faktor. Masjid Al-Jabbar, dikatakan dia, lebih baik dalam hal menghitung jumlah pengunjung.

"Yang kedua adalah namanya keaktifan dari para pengelola untuk menyampaikan, itu tiap hari kami dorong dan saya pikir Al-Jabbar counting-nya kan dengan metode sensor sehingga mereka lebih canggih," tuturnya. 

Kendati demikian, para pengelola wisata juga harus memperhitungkan jumlah pengunjung yang masuk dengan kapasitas agar tidak terjadi kepadatan. Seperti di wilayah Kabupaten Pangandaran yang mana harus dilakukan pembatasan untuk menyesuaikan pengawasan. 

"Pangandaran saya yakin anggaplah itu 70 persen data yang masuk, tapi saya kira sudah mewakili. Bahkan sebetulnya kalau 100 persen itu yang kami khawatirkan, Itu polanya disebut dengan caring capacity. Jadi kita harus peduli dengan kapasitas yang ada," ujar Iendra.

Masid Al-Jabbar jadi destinasi terfavorit saat libur Lebaran 2026 dengan 300 ribu pengunjung, menggeser Pantai Pangandaran yang biasanya lebih ramai.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News