Mayoritas Mata Uang Kawasan Membaik, Rupiah Diperkirakan Menguat
jpnn.com - JAKARTA - Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan rupiah akan menguat seiring mayoritas mata uang kawasan yang membaik di hadapan dolar AS (USD).
“Mayoritas mata uang kawasan menguat, terutama yen Jepang seiring melandainya index dollar,” ujar Rully, di Jakarta, Selasa.
Mengutip Xinhua, yen sempat menguat hingga ke kisaran USD 155 , setelah spekulasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan pertengahan bulan ini, sehingga mendorong pembelian mata uang tersebut.
Kenaikan yen memunculkan spekulasi bahwa perbedaan suku bunga antara Jepang dan AS akan menyempit dalam waktu dekat.
Meskipun Gubernur BOJ Kazuo Ueda telah menyatakan kesiapannya untuk menaikkan suku bunga dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan harga.
Ekspektasi pasar makin meningkat Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk sementara waktu seiring dengan berkurangnya tekanan inflasi.
Melihat sentimen domestik, pasar meningkatkan kekhawatiran atas defisit neraca perdagangan seiring tren kenaikan harga minyak dan permintaan USD.
“Harga minyak Brent tembus USD 98 per barel dan WTI USD 93 per barel. Peningkatan permintaan USD terbesar berasal dari impor yang naik 27 persen secara tahunan,” kata Rully.(antara/jpnn)
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan rupiah akan menguat seiring mayoritas mata uang kawasan yang membaik di hadapan dolar AS (USD).
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Kurs Rupiah Sore Ini Memble Lagi, Ternyata Gegara 2 Faktor
- Rupiah Tertekan Harga Minyak Dunia, USD Naik ke Level Rp17.918
- Palembang Bidik Potensi 3.400 Ton Jelantah Per Tahun untuk Bahan Bakar Pesawat
- PalmCo Akselerasi Sertifikasi Keberlanjutan Sebagai Bagian Transformasi Tata Kelola
- Rupiah Menguat 13 Poin, USD Berada di Level Rp17.900
- Bukan Daya Beli Warga Turun, Kepala BPS Tekankan Ada Pergeseran Pola Konsumsi
JPNN.com




