MBG Disalurkan 5 Hari, Kecuali Wilayah 3T dan Prioritas Stunting
jpnn.com, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengumumkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) akan disalurkan ke sekolah hanya lima hari dalam seminggu.
Pernyataan tersebut disampaikan seusai Rapat Koordinasi Tingkat Atas (Rakortas) secara virtual bersama Presiden Prabowo Subianto.
Namun, terdapat pengecualian bagi daerah yang masuk dalam kategori Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) dan wilayah dengan angka prevalensi stunting tinggi.
Kepala BGN, Dadan Hindayana menyatakan program MBG akan tetap disalurkan pada hari Sabtu demi menjaga konsistensi asupan gizi anak di wilayah 3T.
“Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah dengan risiko stunting tinggi merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” ujar, Dadan Hindayana di Jakarta, dikutip Senin (30/3).
Dadan menegaskan penentuan daerah penerima kebijakan khusus tersebut akan didasarkan pada proses pendataan yang sangat ketat.
Sebagai rujukan, pemerintah menggunakan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan RI untuk menetapkan wilayah prioritas, terutama di kawasan Timur Indonesia.
Guna menjaga kelancaran program, BGN juga terus membangun sinergi dengan berbagai instansi di tingkat daerah.
Badan Gizi Nasional resmi mengumumkan Makanan Bergizi Gratis akan disalurkan ke sekolah hanya lima hari dalam seminggu.
- BEM Bersatu Persoalkan Dugaan Jaringan Politik Letjen TNI (purn) Setyo Sularso dengan Tiyo Ardianto
- BEM Bersatu Menduga Tiyo Ardianto Terafiliasi Jaringan Politik, Nama Pensiunan Jenderal TNI Terseret
- Natalius Pigai Sebut MBG Sebagai Upaya Pemerintah Memenuhi Hak Dasar Masyarakat
- Demi Keuangan Negara, Pakar Hukum Dukung Kejaksaan Terapkan TPPU di Kasus MBG
- Kejagung Bakal Terapkan Pasal TPPU dalam Kasus Korupsi MBG
- Soal Program Prabowo yang Diprotes Mahasiswa, JK Ogah Berkomentar
JPNN.com




