McDonald’s Kembali Hadirkan 'Ini Rasa Kita', Cerita Hangat dari Resep Keluarga

McDonald’s Kembali Hadirkan 'Ini Rasa Kita', Cerita Hangat dari Resep Keluarga
Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia Caroline Kurniadjaja (tengah) bersama Chef Firhan dan Chef Yulita dalam peluncuran Ini Rasa Kita. Foto: dok McDonald’s

Caroline menyebut bagi McD, warisan kuliner bukan hanya sesuatu yang perlu dirayakan, tetapi perlu untuk terus dikenalkan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Di balik pengembangan menu “Ini Rasa Kita” kali ini, McDonald’s Indonesia menggandeng Chef Firhan dan Chef Yulita, dua alumni MasterChef Indonesia yang juga penggemar Ayam Krispy McD.

Keduanya terlibat dalam proses meracik resep hingga melakukan perjalanan secara langsung ke daerah asal menu untuk menggali lebih dekat cerita, teknik pengolahan, serta kebiasaan masyarakat setempat dalam menjaga cita rasa yang telah diwariskan secara turun-temurun ini.

“Kari merupakan salah satu cita rasa yang dekat dengan saya karena sejak kecil sudah menjadi bagian dari masakan keluarga,” ujar Chef Firhan.

Dia menuturkan resep kari yang biasa dibuat oleh nenek menjadi salah satu inspirasi utama dalam menu ini. Karena itu, saya pergi ke Medan agar bisa semakin memahami bahwa sebuah masakan tidak hanya dibentuk oleh bahan yang digunakan, tetapi juga oleh teknik dan kebiasaan yang diwariskan antar generasi. 

“Hal tersebut yang ingin saya pahami sebelum membawa cita rasa kari Medan ke dalam Ayam Krispy McD,” terang Chef Firhan.

Dari Resep Keluarga Indonesia menjadi Inspirasi Menu McDonald’s Indonesia

Eksplorasi terhadap warisan resep keluarga tidak berhenti pada cita rasa yang telah dikenal. Melalui perjalanan “Ini Rasa Kita”, McDonald’s Indonesia juga ingin membuka ruang bagi masyarakat untuk membawa cerita kuliner dan resep keluarga mereka agar bisa dibagikan, dirayakan, dan diteruskan. Semangat tersebut diwujudkan melalui Kompetisi Warisan Resep Ayam Indonesia.

Setiap keluarga pasti memiliki resep unik dan inspiratif untuk menyajikan makanan. Resep tersebut terus hidup bukan hanya karena menjadi bagian dari tradisi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News