Megawati kepada Kader PDIP: Dilarang Korupsi, Turun ke Bawah
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membuka agenda penguatan organisasi partainya di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (16/4).
Diketahui, acara tersebut diikuti oleh ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) pengurus PDIP daerah secara luring dan daring.
Megawati dalam arahannya menegaskan pentingnya memahami pemikiran kritis-dialektis dari Proklamator RI Soekarno atau Karno.
Menurutnya, langkah itu membuat kader memiliki visi masa depan sekaligus membumi di tengah rakyat.
“Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat," kata Megawati saat acara, Kamis.
Presiden kelima RI itu dalam pidatonya memperingatkan dampak ketegangan Iran-Israel di Selat Hormuz terhadap perekonomian dalam negeri.
Megawati pun memerintahkan kader para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDIP mengambil kebijakan terobosan melakukan penghematan anggaran.
"Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya,” kata putri Bung Karno itu.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati mengaku bakal memberi sanksi kader partainya yang tak mau bekerja buat rakyat.
- Dipuji Presiden Prabowo di DPR, Puan Maharani Beri Reaksi Begini
- Kertajati Jadi MRO Hercules, Legislator PDIP: Persepsinya Jadi Pangkalan Militer AS
- Prabowo Bercerita Pernah Dibantu Bu Mega, Lalu Menoleh ke Puan
- Gus Falah Apresiasi Legalisasi Tambang Rakyat: Kepastian Hukum bagi Penambang Kecil
- Singgung PDIP Menang Tender, Prabowo: Waktu Saya Enggak Berkuasa, Bu Mega Juga Bantu
- Prabowo: Kadang Pilu Hati Saya, PDIP Kritiknya Keras Banget
JPNN.com




