Meluruskan Mitos Defisit: Dari Ketakutan Menuju Strategi
Oleh: Arief Poyuono, Komisaris Pelindo
Minggu, 29 Maret 2026 – 19:25 WIB
Komisaris Pelindo Arief Poyuono. Foto: supplied
Efeknya langsung terasa. The Daily Economy pada 7 November 2024 melaporkan, Argentina mencatat surplus anggaran pertama dalam 12 tahun serta penurunan risiko investasi sebesar 10,4 persen. Bahkan, upah riil juga menunjukkan tren peningkatan
Indonesia dan Argentina ada kemiripan dalam hal ketergantungan pada ekspor pertanian, pertambangan, dan energi tanpa sektor industri yang kuat yang dapat berisiko melemahkan kelas menengah.
Keberhasilan Argentina dalam menekan inflasi dan mencapai efisiensi anggaran menjadi contoh bagaimana kebijakan penghematan yang ketat dapat membuahkan hasil dalam waktu singkat.(*)
Dalam perdebatan publik, defisit anggaran dan utang negara kerap diposisikan sebagai ancaman laten terhadap stabilitas ekonomi.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- APKARINDO Minta Penerapan EUDR Beriringan dengan Perlindungan Ekonomi
- BSKDN Ajak KKN Uncen Gali Potensi Ekonomi Kreatif Masyarakat Yapen
- Bahlil Buka–bukaan soal LNG Masela, Menggiurkan
- Program B50 Dinilai Mampu Tekan Impor BBM, Sokong Target Swasembada Energi
- Utang Indonesia Nyaris Rp 10 Ribu Triliun, Pengamat: Aman Bagi Siapa?
- Rupiah Gas Pol, IHSG Menghijau, Semua Terdampak The Fed
JPNN.com




