Memangnya Anak Saya Bisa Hidup Lagi? Ariiiiiii....

Memangnya Anak Saya Bisa Hidup Lagi? Ariiiiiii....
Haringga Sirila. Foto: dok Keluarga

Mira membenarkan bahwa anaknya pencinta Persija. Beberapa kali sering menonton di stadion. Baik di Jakarta maupun daerah lain seperti Jogjakarta, Solo, dan Malang. ”Saya sudah sering larang,” ungkapnya.

Selain ke Bandung, sebelumnya Ari mendukung langsung Persija kala bertanding dengan PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (18/9). Saat itu Persija sukses menaklukkan Mahesa Jenar –julukan PSIS– dengan skor 1-0.

Ari yang sehari-hari bekerja di bengkel di sekitar Samsat Daan Mogot, Jakarta Barat, juga tidak lupa membelikan bakpia, makanan oleh-oleh khas Jogjakarta. Bahkan, bakpia yang dibawa Ari itu masih tersisa saat Jawa Pos berkunjung ke rumahnya.

”Ini nih bakpianya yang Ari bawa, Mas,” ucap kerabat korban sambil menunjukkan bakpia yang tertata rapi di atas piring.

Bukan hanya Mira yang kaget dengan keberangkatan Ari ke Bandung. Rekan-rekannya dari The Jakmania Cengkareng Timur juga tidak mengetahui. Hal itu diungkapkan Muhammad Iqbal selaku ketua Jakmania Subkorwil Cengkareng Timur.

Ari berangkat seorang diri dengan naik kereta Argo Parahyangan dari Stasiun Gambir menuju Bandung. Itu diketahui lantaran Ari mem-posting tiket tersebut di Instagram. Iqbal juga tidak mengetahui apakah di sana Ari sudah mendapat tiket pertandingan atau belum.

Sebab, lokasi pengeroyokan Ari adalah lahan parkir sebelum memasuki GBLA. ”Kami sudah melarang keras buat ke Bandung. Kami sudah bilang kepada anggota agar jangan memaksakan diri untuk berangkat,” ujarnya.

Menurut Iqbal, Ari memang orang yang pendiam dan tidak suka merepotkan orang lain. ”Sehari-hari memang suka sendirian. Kalau dia bisa, dilakuin sendiri,” kenangnya.

Rivalitas antara suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali memakan korban, Haringga Sirila tewas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News