Menag Dorong Penguatan Beasiswa untuk Putus Rantai Kemiskinan
jpnn.com, TANGSEL - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta penguatan program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis memutus rantai kemiskinan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Baznas Collaborative Leadership (BCL) 2026 yang digelar di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan, belum lama ini.
Nasaruddin menegaskan bahwa kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan materi, tetapi juga kemiskinan dalam aspek ilmu pengetahuan.
Dia menilai, pendekatan penanggulangan kemiskinan perlu diperluas melalui sektor pendidikan.
Salah satunya dengan memperkuat program beasiswa yang berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Menurutnya, pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Dalam surat Al-Ma’un, miskin bukan hanya soal harta, tetapi juga ilmu pengetahuan. Kita ingin masa depan di mana kemiskinan dapat diatasi melalui generasi berilmu,” ujar Menag Nasaruddin.
Sementara itu, Sodik Mudjahid menyatakan bahwa penguatan program beasiswa menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mustahik.
Menag dorong penguatan beasiswa untuk bantu mustahik keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan.
- Karya tentang Rumah Tahfiz Antar Awardee BCB Raih Prestasi Nasional
- Balai Ternak Wonogiri Berdayakan Puluhan Keluarga Peternak Mustahik
- Kopi Hasil Tani Mustahik Dibidik untuk Pasok Pasar Singapura
- Ratusan Muzaki dan Mustahik Saksikan Film Takkan Ku Biarkan Kau Menangis
- Kesempatan Calon Mahasiswa Berprestasi, Binus University Buka Beasiswa 100 Persen
- Program Rumah Terang Sasar 102 Rumah dan Satu Masjid di Indramayu
JPNN.com




