Mendagri Instruksikan Pemda NTT Percepat Pendataan Kerusakan Sekolah & Rumah Ibadah
jpnn.com, MANGGARAI TIMUR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mendata kerusakan rumah ibadah dan sekolah yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal itu dia sampaikan seusai melihat langsung salah satu masjid yang roboh di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin (17/8).
Pendataan atas tingkat kerusakan kedua fasilitas penting tersebut menjadi acuan kementerian terkait untuk bergerak cepat melakukan penanganan sekaligus agar kebutuhan pendidikan dan rohani masyarakat terpenuhi.
"Pak Bupati, tolong, Pak didatakan juga sekolah-sekolah dan rumah ibadah, berapa jumlah SD, SMP, SMA, atau PAUD. Setelah itu, tingkat kerusakannya ringan, sedang, berat. Secepat mungkin, makin cepat didata, makin cepat juga kita bergerak," ujar Mendagri Tito.
Berdasarkan pengalaman, eks Kapolri itu menyebut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) termasuk yang sigap dalam menangani persoalan pendidikan di wilayah terdampak bencana.
Di depan warga, dia menceritakan pascabencana tanah longsor yang menerjang Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat), sebanyak 4.922 sekolah rusak.
Namun, saat ini hampir semua bangunan sekolah sudah direhabilitasi dan direkonstruksi.
"Di Sumatera itu 4.922 sekolah yang rusak. Itu sebagian besar sudah 80-90 persen sudah jalan semua operasional (rehabilitasi dan rekonstruksi)," jelasnya.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian mendorong Pemda mendata kerusakan rumah ibadah dan sekolah yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Gubernur Ahmad Luthfi Bantu Biaya Kos 224 Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
- 21 Tahun Diperjuangkan, Pembahasan RUU Daerah Kepulauan Targetkan Serah DIM Awal November 2026
- Kemendagri Minta Pemda Benahi Layanan BPHTB
- Alhamdulillah, Penyintas Gempa Manggarai Timur Kini Tempati Huntara
- Dapat Dana Revitalisasi Rp1,5 Miliar, SDN 83 Gresik: Terima Kasih Pak Prabowo & Kemendikdasmen
- Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan PJJ Selama Dua Hari
JPNN.com




