Mendagri Tito Dorong Kepala Daerah Terapkan Kepemimpinan Teknokratik untuk Genjot PAD
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong kepala daerah menerapkan kepemimpinan teknokratik untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Pendekatan tersebut menuntut kepala daerah berorientasi pada hasil, berani mengambil keputusan, serta mampu menggali potensi ekonomi dan menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi investasi.
"Kemimpinan teknokratik adalah kepemimpinan yang lebih didasarkan kepada skill, keahlian, dan berorientasi hasil dibanding proses," kata Mendagri Tito saat menjadi narasumber Sharing Session bertema Peluang dan Tantangan dalam Menciptakan Pemimpin yang Berbasis Teknokratik dalam Mendukung Ekonomi Daerah pada Pembekalan Calon Kepala OJK (PCKO) Angkatan 3 Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (13/8).
Mendagri Tito menjelaskan, kepemimpinan teknokratik menitikberatkan pada keahlian dan pencapaian hasil.
Hal ini berbeda dengan pendekatan birokratik yang lebih menekankan proses dan kepatuhan terhadap prosedur.
Meski birokrasi tetap diperlukan dalam pemerintahan, prosedur yang ada tidak boleh menghambat pencapaian target pembangunan.
“Kunci daripada kepemimpinan teknokratik adalah sekali lagi pendekatan hasil dan birokrasi. Jangan sampai menghambat pencapaian hasil. Kalau ada regulasi yang birokrasi berbebelit, ya permudah,” tegasnya.
Menurut Tito, pendekatan tersebut penting diterapkan mengingat kepala daerah memiliki latar belakang yang beragam.
Mendagri Tito membahas kepemimpinan teknokratik saat menjadi narasumber Sharing Session pada pembekalan Calon Kepala OJK Angkatan 3 Tahun 2026
- Cermati Protect Raih Service Quality Award 2026
- Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa Tahap 2 di 8 Kabupaten
- OJK Minta Bank Blokir 38.375 Rekening yang Terindikasi Judi Online
- Kick-Off Bulan Dana Pensiun Indonesia, Taspen-OJK Dorong Literasi Keuangan Masa Tua
- 5 Berita Terpopuler: Kemendagri Panggil 10 Pimpinan Forum P3K & PPPK Paruh Waktu, Demo Tetap Digelar 7 September
- Pengawas Perbankan OJK Bungkam Seusai Diperiksa Kejati DKI terkait Skandal Crowde
JPNN.com




