Mendagri Tito Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
jpnn.com, MEDAN - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Pemprov Sumut) untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui perencanaan berbasis data, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang efektif, serta pengendalian inflasi yang konsisten.
Hal itu disampaikan Mendagri Tito saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumut Tahun 2027 di Hotel Santika Dyandra Medan, Sumut, Rabu (22/4/2026).
Mendagri Tito dalam arahannya menekankan pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama dalam menilai kemajuan suatu daerah.
Eks Kapolri itu menyebutkan meskipun kinerja ekonomi Sumut tergolong baik, angkanya masih berada di bawah rata-rata nasional sehingga perlu ditingkatkan.
Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang berada pada kisaran rendah hanya akan menghasilkan perubahan yang terbatas.
Sebaliknya, pertumbuhan yang lebih tinggi akan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi ini angka yang sangat penting dan harus dikuasai oleh seluruh kepala daerah. Karena komponennya banyak, tanya BPS, Badan Pusat Statistik kabupaten/kota,” ujarnya.
Mendagri juga menekankan pentingnya perencanaan berbasis data dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Mendagri Tito dalam arahannya menekankan pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama dalam menilai kemajuan suatu daerah
- Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Singgung Retret Kepala Daerah
- Anggaran Kapal Perintis NTT Disetop, Ancaman Inflasi Daerah Mengintai
- Kemendagri Monev Penggunaan TKD Tambahan Daerah Bencana di Sumut
- Transjakarta Tembus Rekor 1,5 Juta Penumpang, Pengamat Wanti-wanti Beban Subsidi APBD
- Inflasi AS Melandai Jadi Momentum Positif bagi Bitcoin dan Ethereum
- 4 Poin Aspirasi Asosiasi PPPK Disampaikan Langsung kepada Mendagri, Bukan Hanya soal Gaji
JPNN.com




