Mendagri Tito Pastikan Data Kependudukan Jadi Basis Akurasi Penyaluran Bansos di Biak Numfor
Adapun Biak Numfor merupakan salah satu daerah prioritas nasional dalam perluasan implementasi SPBE yang ditargetkan berjalan sebelum pertengahan Agustus 2026.
Karena itu, Mendagri Tito meminta seluruh perangkat daerah, aparat kampung, hingga kader Posyandu berperan aktif mengawal proses pemutakhiran data yang akan dilakukan oleh tim teknis di lapangan.
Di sela kunjungan kerja tersebut, Direktur PIAK Ditjen Dukcapil Kemendagri Muhammad Nuh Al Azhar memimpin kick-off meeting digitalisasi bansos bersama jajaran Pemkab Biak Numfor.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah (Pemda) dalam menyiapkan agen pendamping yang akan menjadi ujung tombak proses pendataan calon penerima bantuan sosial.
“Keberhasilan digitalisasi bantuan sosial tidak hanya bergantung pada aplikasi atau teknologi yang digunakan, tetapi terutama pada kualitas data kependudukan yang menjadi fondasinya,” ujar Nuh.
Dia mengingatkan seluruh agen pendamping agar memastikan setiap data yang dihimpun dari masyarakat akurat, mutakhir, dan telah melalui proses validasi.
Menurut Nuh, data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil merupakan referensi identitas tunggal yang menjadi fondasi SPBE sekaligus rujukan utama berbagai layanan publik, termasuk penyaluran bansos.
Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dipadukan dengan verifikasi biometrik memungkinkan proses validasi penerima manfaat dilakukan secara lebih presisi, sehingga mampu meminimalkan data ganda, identitas fiktif, maupun penerima yang sudah tidak lagi memenuhi kriteria.
Ini arahan Mendagri Tito kepada jajaran Pemkab Biak Numfor dalam kunjungan kerjanya selama tiga hari
- Hadiri Rakortas KDKMP, Wamensos Agus Jabo Mendorong Kemudahan Penyaluran Bansos
- Tingkatkan Efektivitas Kebijakan Publik, Mendagri Tito Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo
- Inflasi September Naik Jadi 3,28%, Mendagri Mewanti-wanti Pemda Perkuat Pengendalian
- Teken SEB dengan Mentan Amran, Mendagri Tito Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan
- 21 Tahun Diperjuangkan, Pembahasan RUU Daerah Kepulauan Targetkan Serah DIM Awal November 2026
- Kemendagri Minta Pemda Benahi Layanan BPHTB
JPNN.com




