Mendagri Tito Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan Masyarakat
“Terutama masalah tata kelola, perencanaan, eksekusi, administrasi,” tambahnya.
Lebih lanjut Mendagri Tito menyampaikan pemerintah telah melakukan pengawasan dan supervisi untuk memastikan Dana Otsus dapat disalurkan secara tepat dan efektif.
Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Ini upaya kita untuk membantu daerah Papua [yang] punya Dana Otsus, [masih] tergantung dari pusat, tapi terlambat penyaluran karena mekanisme administrasi, dan kita [bantu] selesaikan ,” jelasnya.
Mendagri juga menyoroti praktik baik (best practice) implementasi Danais di DIY yang menunjukkan tingkat penyerapan sangat tinggi, yakni di atas 95 persen.
Hal ini mencerminkan perencanaan, eksekusi, tata kelola, serta kualitas sumber daya manusia yang baik.
Mendagri Tito menambahkan, program-program yang menggunakan Danais di DIY juga dilengkapi dengan penandaan khusus.
Misalnya pada kawasan Teras Malioboro, becak listrik, hingga program lumbung pangan yang mencantumkan logo Danais.
Ini penegasan Mendagri Tito saat Rapat Kerja dan RDP membahas Otsus Papua, Otsus Aceh dan Keistimewaan DIY di Komisi II DPR
- Percepat Pemulihan Pascabencana, Kasatgas Tito Minta Hibah Antardaerah Tuntas Pekan Depan
- Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Mempercepat Realisasi Tambahan TKD
- Ketum PB Mathla’ul Anwar Rayakan 1 Muharram 1448 di Nanggroe Aceh Darussalam
- Wamendagri Ribka Dorong Pemda di Papua Selesaikan RAP Dana Otsus Tambahan & DTI 2026
- Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Jadi Aktivis Berdaya Saing Global
- Ditjen Bina Pemdes Dorong Percepatan Registrasi 305 Posyandu di Muna
JPNN.com




