Mendikdasmen Minta Lulusan Vokasi Mampu Menjadi Entrepreneur
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti minta lulusan vokasi mampu menjadi entrepreneur sehingga bisa membuka lapangan kerja.
Harapan tersebut disampaikan Mendikdasmen saat menutup puncak acara Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) 2025 pada Kamis, 18 Desember di Jakarta.
Mengusung semangat inklusivitas, ajang ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya dan berkontribusi bagi bangsa.
Momen haru sekaligus membanggakan mewarnai penutupan acara saat Tegar, murid kelas IV Sekolah Luar Biasa (SLB) Mandiri Putra Karanganyar, menyerahkan lukisan Presiden RI kepada Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Hebatnya, lukisan tersebut diselesaikan Tegar, seorang penyandang tunadaksa menggunakan mulutnya.
"Aku senang sekali dapat menyelesaikan lukisan Presiden RI!" ujar Tegar dengan penuh keceriaan.
Menteri Abdul Mu’ti menegaskan bahwa karya Tegar adalah potret nyata keberhasilan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Menurutnya, Gelar Karya Vokasi PKPLK bukan sekadar pameran, melainkan ruang setara yang apresiatif terhadap keberagaman potensi anak Indonesia.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti minta lulusan vokasi mampu menjadi entrepreneur sehingga bisa membuka lapangan kerja
- Menjelang MPLS Perdana SNT, Mendikdasmen Minta Guru Banyak Belajar
- Inilah 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi Perdana yang Dilantik Mendikdasmen
- Mendikdasmen: ImajiNation 2026 Implementasi Pembelajaran Koding dan AI di Satuan Pendidikan
- Mendikdasmen: Anak-Anak Masih Diberi PR, tetapi Pekerjaan Rumahnya Tak Mengerjakan Soal
- Seleksi SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Dimulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya
- Kemendikdasmen: 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
JPNN.com




