Mendiktisaintek Ungkap Skema Baru Penyaluran KIP Kuliah, Berlaku Tahun Ini
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menepis isu pemangkasan anggaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Mahasiswa pun diminta tenang.
Menurut Mendiktisaintek, anggaran KIP Kuliah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Itu sebagai bagian dari upaya keberkelanjutan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, tren jumlah penerima KIP Kuliah terus meningkat setiap tahun sejak 2020.
Tren ini terlihat pada penerima mahasiswa baru maupun total penerima secara keseluruhan, termasuk penerima yang sedang menjalani studi (ongoing).
Pada 2020, anggaran KIP Kuliah tercatat sebesar Rp6,5 triliun. Anggaran tersebut terus meningkat secara signifikan hingga mencapai Rp14,9 triliun pada 2025, dengan jumlah sasaran penerima sebanyak 1.044.921 mahasiswa berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
Pada Tahun Anggaran 2026, alokasi anggaran KIP Kuliah berdasarkan DIPA naik menjadi Rp15.323.650.458.000 dengan sasaran penerima sebanyak 1.047.221 mahasiswa.
"Kemdiktisaintek terus mengawal program KIP Kuliah agar anggarannya tidak berkurang dan program dapat terlaksana lebih baik lagi," kata Mendiktisaintek, Senin (23/2).
Mendiktisaintek Brian Yuliarto ungkap skema baru penyaluran KIP Kuliah yang berlaku tahun ini.
- Nasib 1.023 Calon Dokter Terkatung-katung, Komnas HAM Panggil Kemendiktisaintek
- Kemdiktisaintek Meluncurkan Program BSI Talenta KIP Kuliah
- Mendiktisaintek Ungkap Motif WNI Terlibat Riset Palsu di Forum Internasional, Hmm...
- Kemendiktisaintek Usut Dugaan Riset Palsu oleh WNI di Forum Internasional
- ITSB Buka Program Beasiswa Mahasiswa Baru 2026, Ada Info Peluang Karier
- Kemdiktisaintek Dukung Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
JPNN.com




