Menilik Gaya Kepemimpinan Menkeu Baru, Suahasil Bakal Seperti Sri Mulyani?
jpnn.com, JAKARTA - Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru dinilai tidak otomatis membawa Indonesia kembali ke kebijakan fiskal superketat seperti era Sri Mulyani.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan penunjukan tersebut lebih mencerminkan pergeseran gaya tata kelola ketimbang perubahan haluan radikal.
"Menurut saya, penunjukan Suahasil Nazara tidak serta-merta berarti Indonesia kembali ke kebijakan fiskal yang sepenuhnya sangat ketat seperti yang sering diasosiasikan dengan era Sri Mulyani," kata Josua kepada jpnn, Selasa (16/9).
Josua menjelaskan aspek yang berpotensi kembali dalam kepemimpinan Josua yakni kedisiplinan pengambilan keputusan, konsistensi regulasi, serta kehati-hatian mengelola risiko fiskal.
Suahasil disebut akan mengutamakan arahan Presiden untuk menjaga kesehatan keuangan negara dengan defisit di bawah tiga persen dari Produk Domestik Bruto.
Kendati demikian, anggaran negara tetap diarahkan untuk mendukung program prioritas, menjaga stabilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dia juga menekankan esensi efisiensi anggaran bukanlah pemotongan belanja semata, melainkan optimalisasi manfaat dari dana yang tersedia.
Gaya kepemimpinan Suahasil diproyeksikan lebih konservatif terhadap risiko tanpa harus mengerem laju perekonomian secara keseluruhan.
Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru dinilai tidak otomatis membawa Indonesia kembali ke kebijakan fiskal ketat seperti era Sri Mulyani.
- Menkeu Optimalkan Alokasi Anggaran Pendidikan Rp 824 T untuk Proyek Sekolah Gratis
- Ditanya Soal Keraguan Masyarakat, Menkeu Suahasil Jawab Pakai Jargon Dilan Cepmek: Kamu Nanyea?
- Bea Cukai Tindak Impor Ilegal Beras, Garam dan Pakaian Bekas Senilai Rp 27,3 Miliar
- Deretan Pejabat yang Dilantik Menkeu Suahasil Nazara Hari Ini
- Ketum AP3KI: Menkeu Baru Harus Tancap Gas, PPPK & PPPK Paruh Waktu Sudah Menunggu
- Guru Besar UNAS: Reaksi Pasar Jadi Sinyal Pergantian Menkeu Sudah Tepat
JPNN.com




