Menjelang Album Baru, Beabadoobee Hadirkan Single Kedua
jpnn.com, JAKARTA - Penyanyi sekaligus penulis lagu kelahiran Filipina, Beabadoobee merilis single terbaru yang bertitel Switchblade.
Adapun Switchblade merupakan lagu kedua dari album terbaru Beabadoobee yang sangat dinantikan, Pylon.
Switchblade merupakan metafora yang digunakan dan dikupas secara mendalam, mempertanyakan apakah 'self-defence is to be brave/Do you start the fight/Or take the flight?'.
Lagu tersebut tidak memberikan jawaban yang jelas, karena Beabadoobee telah melewati titik di mana berpikir bahwa dirinya bisa memahami segalanya.
Sementara itu, pemilik nama asli Beatrice Laus menyebut Pylon adalah sebuah karya yang cakupannya lebih luas dan lebih kompleks daripada apa pun yang pernah dirilis sebelumnya, sebuah album rock yang berani, melingkupi perasaan marah, kesepian, gembira, tertekan, dan jatuh cinta secara mendalam hingga tingkat patologis.
Pylon, dengan segala emosi yang bergejolak, merayakan ketidaktahuan; kehebatannya menunjukkan bahwa bersikap tenang di tengah ketidakpastian dapat melahirkan sesuatu yang luar biasa, baik secara emosional maupun musikal.
Beragam perasaan yang terkandung di dalamnya, yang seringkali saling bertentangan, justru menjadi intinya.
"Pylon bercerita tentang menerima bahwa perasaan negatif akan kembali muncul, menerima rasa tidak aman dan kebingungan. Itu semua adalah bagian penting dari proses tumbuh dan mengenal diri sendiri lebih baik. Kita harus melewati semua hal itu, aku harus menulis tentang hal itu," ungkap Beabadoobee
Penyanyi sekaligus penulis lagu kelahiran Filipina, Beabadoobee merilis single terbaru yang bertitel Switchblade.
- Aghniny Haque Ungkap Tantangan Jadi Ibu Tunawicara dalam Khadam
- Andre Taulany Ajukan Surat Rekomendasi Nikah ke KUA, Terungkap Nama Amanda Rigby
- Batal Bubar, Kangen Band Sampaikan Permohonan Maaf
- Dilaporkan Atas Dugaan Pelecehan Seksual, Betrand Peto Cerita Kronologis Versinya
- Gas Misterius Berbahaya Membuat Konser Band Kotak di Kota Tua Dihentikan
- Sarwendah Bawa Isu Ini di Gugatan Rekonvensi Hak Asuh Anak, Ruben Onsu Kaget
JPNN.com




