Menjelang Persija vs Persib, Kalimat Petinggi PSSI Ini Bukan Hanya untuk Bobotoh

Menjelang Persija vs Persib, Kalimat Petinggi PSSI Ini Bukan Hanya untuk Bobotoh
Lautan Bobotoh memenuhi kawasan Asia Afrika, Kota Bandung, untuk mengikuti pawai Persib juara, Minggu (24/5/2026). Ilustrasi Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

Namun, penerapannya pada musim 2026/2027 tidak otomatis diberlakukan pada semua laga.

I.League menekankan tim-tim dengan rivalitas tinggi, termasuk Arema melawan Persebaya dan Persija melawan Persib masih dipastikan tanpa kehadiran suporter tandang.

Yunus mengungkapkan arti penting sosialisasi dan edukasi kepada suporter-suporter tersebut.

Dia yakin suporter-suporter dengan rivalitas panas bisa saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

"Saya yakin bahwa di tingkat atas, para suporter sebenarnya berkawan. Mereka saling menghargai dan menghormati. Namun, di tingkat bawah terkadang masih ada rivalitas dan mungkin ada masa lalu yang belum bisa dilupakan," kata Yunus.

"Jadi, PSSI sangat memberikan kepercayaan kepada operator dan klub. Kami sangat berharap ada mitigasi dan edukasi yang dilakukan oleh operator dan klub dalam rangka penerapan kebijakan suporter away itu," tambah dia.

Lebih lanjut, dia berharap langkah-langkah silaturahmi menjadi momentum bagi seluruh suporter untuk membulatkan tekad menjaga persatuan dan menghentikan rivalitas yang berujung pada kerusuhan hingga hilangnya nyawa. (antara/jpnn)

Terkait duel klasik Persija vs Persib Bandung, berikut pernyataan petinggi PSSI, bukan hanya ditujukan kepada bobotoh.


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News