Menko AHY Dukung Penuh Pelabuhan Tanjung Carat, Gubernur Sumsel Targetkan Beroperasi 2028
Menhub juga menegaskan pembangunan pelabuhan tidak menggunakan APBN maupun APBD, melainkan melalui investasi swasta.
Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu menambahkan proyek ini telah menarik minat konsorsium besar dan berpotensi mendorong pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK).
Pelabuhan Tanjung Carat dinilai bukan sekadar infrastruktur, melainkan pintu masa depan ekonomi Sumsel yang akan menjadi pusat ekspor komoditas unggulan seperti karet, sawit, dan batu bara.
Proyek ini juga menjadi solusi atas keterbatasan Pelabuhan Boom Baru melalui skema KPBU bersama PT Bukaka Teknik Utama.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha, Herman Deru mengajak seluruh pihak menjaga momentum percepatan pembangunan.
“Saya mengajak kita semua untuk menjaga momentum ini, memperkuat sinergi dan kolaborasi, serta mempercepat realisasi agar proyek ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Sumsel,” ungkap Todotua.(mrk/jpnn)
Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menegaskan komitmennya menghadirkan pelabuhan samudera di Sumsel pada 2028 atau paling lambat 2029.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Demokrat Ajak Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik Tetap Kondusif dan Beradab
- Personel Polda Sumsel Kembali Ukir Prestasi, Bripda Ade Raih Juara di Bromo KOM 2026
- Herman Deru Bawa Kabar Baik, Sumsel Dipercaya Jadi Tuan Rumah Launching Nasional Program Perumahan
- Herman Deru Ingatkan BBM Subsidi Bukan untuk Semua Orang: Utamakan Warga Miskin
- Herman Deru Minta Sumarni Pastikan Pembangunan di Muara Enim Tetap Berjalan
- Sumarni Jadi Pelaksana Tugas Bupati Muara Enim
JPNN.com




