Menkomdigi Tindak Tegas Ribuan Iklan Loker Fiktif ke Luar Negeri
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembersihan ruang digital dari modus penipuan, menyusul pemblokiran ribuan iklan loker luar negeri palsu hasil kolaborasi dengan BP2MI.
Tercatat sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tim Patroli Siber Kemkomdigi dan BP2MI berhasil memutus akses 7.908 konten iklan lowongan kerja luar negeri fiktif.
"Ini menunjukkan penipuan berkedok lowongan kerja menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Kami tidak akan membiarkan ruang digital menjadi sarana untuk menipu pencari kerja," ujar Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di Jakarta Pusat, Senin.
Meutya menyampaikan langkah penindakan terhadap konten penipuan sejenis akan terus diakselerasi melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga terkait.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak memberikan ruang gerak bagi pelaku kejahatan digital untuk mengeksploitasi masyarakat.
"Penindakan akan terus kami perkuat dan percepat bersama kementerian serta lembaga terkait. Pelaku kejahatan tidak boleh leluasa memanfaatkan ruang digital untuk mencari korban," tegasnya.
Menkomdigi juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat menerima penawaran kerja melalui internet. Verifikasi terhadap keaslian informasi menjadi kunci utama pencegahan penipuan daring.
"Masyarakat juga harus memastikan informasi lowongan kerja berasal dari kanal resmi sebelum memberikan data," pungkas Meutya.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tim Patroli Siber Kemkomdigi dan BP2MI berhasil memutus akses 7.908 konten iklan lowongan kerja luar negeri fiktif.
- Kuasa Hukum Berharap Kasus Penipuan Investasi Rp 58,5 M Berjalan Profesional
- Kunjungi Kantor Telin di Los Angeles, Menkomdigi Dorong Ekosistem Digital RI Go Global
- YouTube, Lazada, & Blibli Masuk Radar, Disebut Platform Berisiko Tinggi bagi Anak, Waspada
- Erick Soedjasa ke Singapura Untuk Berobat, Bukan Menghidari Proses Hukum
- Pemerintah Gulung Ribuan Iklan Lowongan Kerja Luar Negeri Palsu
- Ruben Onsu Bakal Diperiksa Pekan Depan, Kuasa Hukum Bilang Begini
JPNN.com




