Selasa, 20 Agustus 2019 – 04:18 WIB

Menkop UKM Siap Pecat Bawahan Korup

Selasa, 06 Desember 2011 – 04:04 WIB
Menkop UKM Siap Pecat Bawahan Korup - JPNN.COM

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Syarif Hasan di KPK, Senin (5/12). Foto : Arundono W/JPNN

JAKARTA - Berdasarkan survei integritas KPK 2011, Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) termasuk dalam jajaran Kementrian dengan nilai terendah. Menyikapi hal tersebut, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Syarif Hasan mendatangi gedung KPK untuk meminta klarifikasi terkait hasil survei tersebut.

Berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak KPK, Syarif mendapatkan sejumlah saran terkait upaya pemberantasan korupsi di lingkungen kementrian yang dipimpinnya. Dia pun mengakui banyak perbaikan yang harus dilakukan di lembaganya. Di antaranya perbaikan di bidang layanan pemasaran dan teknologi informasi.

"Jadi banyak saran-saran yang disampaikan dan banyak juga feedback yang diberikan. Antara lain, layanan pemasaran yang perlu diperbaiki dan teknologi informasi," ujar Syarif usai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK, Senin (5/12).

Anggota dewan pembina Partai Demokrat itu juga menuturkan, pihaknya diminta memperbanyak slogan-slogan anti korupsi di lingkungan kementerian koperasi dan UKM. Di antaranya dengan memasang spanduk dan stiker yang berisi ajakan menghindari korupsi.

"Kemudian spanduk dan stiker anti korupsi supaya diperbanyak. Yang begini-begini harus diperbaiki ke depannya. Jadi memang di kementrian saya spanduk belum ada, dan stiker juga belum,"jelasnya.

Syarif juga mengakui, perkembangan teknologi informasi di kementriannya masih kurang. Akibatnya, lanjut dia, kurangnya informasi dan keterbukaan sering dikaitkan dengan indikasi adanya suap dan gratifikasi.

"Teknologi informasi memang masih kurang. Jadi begini, kurangnya informasi tentang keterbukaan, maka itu diindetikkan bahwa di situ terjadi suap. Nah, kita harus bangun teknologi informasi keterbukaan. Jadi mungkin tahun depan akan saya anggarkan," urainya.

Untuk perbaikan internal tersebut, dia menargetkan perbaikan akan selesai dalam waktu enam bulan. Meski begitu, Syarif mengapresiasi adanya survei integritas tersebut. Pihaknya pun menilai positif hasil survei tersebut.

Bahkan, Syarif menyatakan tidak segan memberhentikan aparat atau bawahannya yang terlibat dalam kasus korupsi. "Ya dipecat dong (kalau ada aparat yang terlibat). Pasti," imbuh dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementrian Koperasi dan UKM termasuk dalam peringkat tiga terendah dalam hasil survei integritas 2011. Berdasarkan survei tersebut, Kementrian Koperasi dan UKM mendapat nilai 5,52;di bawahnya ada Kemenakertrans dengan nilai 5,44. Sementara Kemenag berada di posisi paling bawah dengan nilai 5,37. (Ken)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar