Mensos Risma Resmikan Museum Olahraga di Surabaya, Mimpinya Terwujud Lagi

Sabtu, 08 Mei 2021 – 20:36 WIB
Mensos Risma Resmikan Museum Olahraga di Surabaya, Mimpinya Terwujud Lagi - JPNN.com
Mensos Tri Rismaharini dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meresmikan Museum Olahraga, Sabtu (8/5). Foto: Arry Saputra/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Mensos Tri Rismaharini kembali menemani Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Museum Olahraga di Gelora Pancasila Jalan Padmosusastro No 12, Sabtu (8/5). 

Museum tersebut merupakan salah satu proyek impian Risma sejak menjabat sebagai wali kota Surabaya.

Dalam peresmian itu mereka mengundang para atlet dan mantan atlet yang bersedia menyumbangkan barangnya untuk koleksi. 

Beberapa atlet yang diundang di antaranya Budi Hartono, Alan Budi Kusuma, Lilis Handayani, Ananta Sidarta, Evan Dimas, Yusuf Eko Dono, Nanik Suhaji, Rahmad Darmawan, Jean Taroreh, dan Sony Dwi Kuncoro.

"Mereka ini pahlawan masa kini yang bersama membawa nama bangsa," ujar Risma usai peresmian. 

Dia menilai prestasi olahraga yang dihasilkan para atlet di Surabaya harus diabadikan dan disebarkan kepada generasi penerus.

Meski peresmian dilakukan setelah dirinya sudah menjadi Mensos, dia sangat bangga impiannya terwujud. 

"Jadi, sebetulnya ini mimpi aku sudah lama sekali, mulai menjadi wali kota. Aku ingin Surabaya banyak museum," ungkap dia. 

Sebagai mantan atlet lari, Risma mengerti bagaimana perjuangan mereka hingga meraih prestasi.

Dia pengin semangat kerja keras dan pantang menyerah yang dimiliki atlet bisa ditiru generasi muda di Surabaya. 

"Saya mengalami sendiri, tahu persis. Jadi, mereka jam tidur dan makan harus diatur. Tidak sembarangan, sangat disiplin," tutur Risma. 

Dengan diresmikannya museum ini, Risma berharap anak-anak Surabaya bisa mengenal para atlet yang mengharuskan nama bangsa Indonesia.

Prestasi-prestasi yang diperoleh para atlet Surabaya bisa memberikan inspirasi agar ada penerusnya. 

Eri menambahkan, pihaknya akan menguat museum olahraga menjadi wisata edukasi bagi pelajar di Kota Surabaya.

"Insyaallah mulai TK, SD, dan SMP diajak ke sini untuk mengetahui perjuangan beliau dan keberhasilannya," kata Eri Cahyadi. (mcr12/jpnn)


SPONSORED CONTENT

loading...
loading...