Menteri Mukhtarudin Bergerak Cepat Fasilitasi Pemulangan Warga Kalteng yang Tertahan di Kamboja

Menteri Mukhtarudin Bergerak Cepat Fasilitasi Pemulangan Warga Kalteng yang Tertahan di Kamboja
Menteri P2MI Mukhtarudin. Foto: Humas KP2MI

Rencana Teknis Pemulangan Bertingkat

Berdasarkan laporan teknis dan koordinasi mutakhir dengan KBRI Phnom Penh, rencana fasilitasi kepulangan Supiat telah dijadwalkan dan akan dipulangkan secepatnya dari Kamboja menuju tanah air.

Setibanya di Indonesia, proses penanganan lanjutan. termasuk fasilitas transit serta pemulihan psikologis awal akan ditangani secara langsung oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten, sebelum akhirnya korban bergeser ke Kantor Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) untuk pemulangan ke daerah asal.

Pengawalan hingga ke Kampung Halaman

Selanjutnya, penerbangan domestik menuju Provinsi Kalimantan Tengah akan sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian P2MI.

Guna menjamin keamanan pasca-trauma, Menteri Mukhtarudin memastikan tidak akan melepas korban melakukan perjalanan darat sendirian.

Sebagaimana komitmen langsung yang disampaikan oleh Menteri Mukhtarudin kepada korban, maka jajaran dinas/kantor perwakilan wilayah di Kalimantan Tengah telah diinstruksikan untuk menjemput Supiat di bandara lokal (Palangkaraya/Banjarmasin) dan mengawalnya menggunakan kendaraan operasional dinas hingga tiba dengan aman di rumah keluarganya Barito Selatan.

Pihak kementerian telah menugaskan tim dari kantor perwakilan wilayah setempat untuk menjemput dan mengawalnya secara langsung menggunakan kendaraan operasional dinas, guna mengantarkannya menempuh jalur darat hingga tiba dengan aman di depan pintu rumah keluarganya di Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

KP2MI bergerak cepat mematangkan rencana repatriasi Supiat, WNI asal Kabupaten Barito Selatan, Kalteng yang menjadi korban TPPO di Kamboja.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News