Menteri P2MI Mukhtarudin Bidik Penempatan Pekerja Migran Sektor Profesional di Portugal

Menteri P2MI Mukhtarudin Bidik Penempatan Pekerja Migran Sektor Profesional di Portugal
Menteri P2MI Mukhtarudin bersama Wamen P2MI Christina Aryani enerima kunjungan kerja Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Portugal Susi Marleny Bachsin di Kantor KP2MI, Jakarta, Senin 19 Januari 2026. Foto: Humas KP2MI

"Pelatihan adalah bagian dari pelindungan. Pemerintah akan melakukan intervensi melalui pembiayaan negara untuk pelatihan hingga penempatan. Portugal menjadi salah satu sasaran kami untuk mengisi sektor-sektor yang telah di-profiling," tegas Menteri Mukhtarudin.

Terkait isu ABK, Menteri Mukhtarudin menyatakan bahwa sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, kewenangan penempatan kini sepenuhnya diambil alih oleh KP2MI melalui sistem SISKOP2MI, meski sertifikasi tetap berada di bawah kementerian teknis.

"Kami ingin Portugal nantinya menerapkan kebijakan seperti di Taiwan, di mana penempatan dilakukan melalui sistem satu pintu di bawah kendali negara (KP2MI). Hal ini demi memastikan tidak ada lagi PMI kita yang diremehkan atau ditelantarkan di luar negeri," pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.

Sebagai tindak lanjut, KP2MI berencana bersurat kepada otoritas terkait di Portugal (AIMA) dan memperkuat integrasi data antara portal Peduli WNI dengan SISKOP2MI untuk memastikan monitoring pekerja migran berjalan secara real-time.(fri/jpnn)

Menteri P2MI Mukhtarudin membahas peluang penempatan dan peningkatan standar pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Portugal.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News