Menteri Wishnutama: Insentif untuk Wisman Tunggu Wabah Convid-19 Reda

Menteri Wishnutama: Insentif untuk Wisman Tunggu Wabah Convid-19 Reda
Wishnutama. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan penerapan insentif sektor pariwisata untuk wisatawan mancanegara menunggu wabah virus Covid-19 mereda dan suasana kembali kondusif.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (2/3), Wishnutama menyampaikan hal terpenting dalam kondisi saat ini adalah mengutamakan penanganan dan antisipasi agar virus tidak semakin meluas.

Ia juga prihatin atas semakin meluasnya wabah virus yang pertama kali dilaporkan terjadi di Wuhan, Tiongkok itu dan kini dua WNI pun telah dinyatakan positif terjangkit Covid-19, yang menjadi kasus pertama di Tanah Air.

“Sementara ini, kami akan lebih memfokuskan program pada penanganan wisman yang masuk ke destinasi Indonesia saat dimulainya periode penyebaran virus, menambah peningkatan kualitas destinasi pariwisata melalui environment sustainability, health and hygiene, dan safety and security," ujarnya.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hingga kini juga terus memantau perkembangan ekosistem pariwisata di tengah virus corona yang terjadi di Indonesia.

“Kami juga ingin menyampaikan empati kepada dua orang warga yang positif terjangkit virus corona. Semoga kedua warga yang terjangkit virus corona bisa pulih kembali dan beraktivitas seperti sediakala,” kata Wishnutama.

Menparekraf juga menjelaskan saat ini pemerintah telah memiliki SOP yang memiliki standardisasi sesuai kriteria yang diterapkan di dunia internasional. Selain juga memiliki anggaran khusus yang diprioritaskan untuk menangani persoalan tersebut.

“Hal ini tidak hanya untuk menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, tapi juga kondusivitas pariwisata Indonesia yang rentan dengan kondisi, persepsi, dan isu,” katanya.

Menurut Wishnutama, hal terpenting dalam kondisi saat ini adalah mengutamakan penanganan dan antisipasi agar virus tidak semakin meluas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News