Menyiarkan Euforia Piala Dunia 2026: Kebanggaan yang Tak Pernah Padam
jpnn.com, JAKARTA - Aktivis perempuan dan Direktur Digital Momi Indonesia Lia Najib
Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola terbesar di dunia. Bagi jutaan masyarakat Indonesia, ajang empat tahunan ini merupakan peristiwa budaya yang menghadirkan kebersamaan, membangun memori kolektif, dan menyatukan emosi dalam satu semangat yang sama.
Ketika jutaan pasang mata menyaksikan pertandingan secara bersamaan, yang tercipta bukan hanya tontonan olahraga, melainkan ruang bersama yang memperkuat rasa memiliki terhadap sebuah peristiwa global.
Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang dipercaya menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2026 sukses memastikan pesta sepak bola terbesar di dunia dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.
TVRI bukan sekadar stasiun televisi pertama di Indonesia. Media ini merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa. Lahir pada 24 Agustus 1962, TVRI memulai siaran perdananya dengan menyiarkan pembukaan Asian Games IV di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Momentum tersebut bukanlah sebuah kebetulan. Kehadiran TVRI menjadi bagian dari proyek besar Indonesia dalam memperkenalkan diri sebagai bangsa yang modern, dan mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional.
Bersamaan dengan pembangunan Kompleks Gelora Bung Karno, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Gatot Subroto, hingga Jembatan Semanggi, TVRI lahir sebagai simbol kemajuan sekaligus alat pemersatu bangsa.
Sejak awal berdirinya, TVRI konsisten dalam merawat kebudayaan Indonesia. Sebagai Lembaga Penyiaran Publik, TVRI mengemban mandat untuk memberikan layanan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol sosial, perekat sosial, sekaligus melestarikan kebudayaan bangsa.
Bagi masyarakat Indonesia, ajang piala dunia menjadi peristiwa budaya yang menghadirkan kebersamaan dan membangun memori kolektif.
- Kisah Bangnep Menemukan Panggung di Konten Sepak Bola
- Prabowo Masih Sedih Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Bandingkan dengan Tanjung Verde
- Strategi TCL Berbuah Manis Saat Spanyol Jadi Juara Piala Dunia
- Erick Thohir Dukung FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Bisa Kecipratan Ratusan Miliar Rupiah
- Gelombang Penolakan Membesar, Rencana FIFA Menjual Saham Piala Dunia Terancam Kandas
- Rencana Jual Saham Piala Dunia Memanas, Gianni Infantino Keluarkan Ultimatum
JPNN.com




