Meredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Pemulihan Sentimen Pasar Kripto

Meredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Pemulihan Sentimen Pasar Kripto
ilustrasi mata uang digital kripto. Foto: Bitocto Exchange

jpnn.com, JAKARTA - Chief Marketing Officer INDODAX, Aloysia Dian mengungkapkan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah memberikan ruang bagi investor untuk kembali meningkatkan eksposur terhadap aset yang memiliki karakteristik volatilitas tinggi setelah beberapa pekan pasar dibayangi sentimen kehati-hatian.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Senin (15/6), Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD63.900 hingga USD65.900, atau naik sekitar 2% dalam 24 jam terakhir. 

“Pasar kripto saat ini merespons membaiknya sentimen global setelah ketidakpastian geopolitik mulai mereda. Ketika risiko global menurun, investor cenderung kembali meningkatkan eksposur terhadap aset dengan volatilitas tinggi, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya. Hal tersebut yang saat ini turut mendorong pemulihan harga di pasar,” ujar Aloysia.

Tidak hanya Bitcoin, mayoritas aset kripto utama juga mencatatkan penguatan.

Ethereum naik sekitar 5,1% ke level US$1.758, Solana menguat 6,6% menjadi USD72,6, sementara XRP bertambah 7,1% ke USD1,2.

Di antara aset kripto berkapitalisasi besar, Hyperliquid (HYPE) menjadi salah satu aset dengan kenaikan tertinggi setelah menguat sekitar 11,6% ke level US$67,8.

Penguatan pasar kripto terjadi seiring membaiknya sentimen risiko global.

Setelah kesepakatan AS-Iran diumumkan, harga minyak mentah Brent terkoreksi lebih dari 4% menuju kisaran USD83 per barel karena pasar mulai mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya membebani prospek ekonomi global.

Salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pasar adalah pergerakan atau arus dana pada ETF Bitcoin Spot di Amerika Serikat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News