Meroket Tajam, Aset BSN Tembus Rp73 Triliun
Dari sisi fungsi intermediasi, BSN mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp54,87 triliun pada 2025. Angka tersebut tumbuh 4.083,8% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya senilai Rp1,31 triliun.
Kinerja positif BSN turut didorong oleh penguatan pendapatan berbasis piutang dan bagi hasil.
Pendapatan pengelolaan dana sebagai Mudharib tercatat sebesar Rp2,73 triliun, naik 1.112,3% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp224,8 miliar.
Alex Sofjan Noor merasa bersyukur atas pencapaian kinerja sepanjang 2025.
Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh karyawan serta dukungan penuh dari pemangku kepentingan.
"Pencapaian ini adalah anugerah dan bukti kepercayaan stakeholder. Dukungan BTN sebagai induk menjadi motor bagi Bank BSN untuk memberikan performa terbaik," kata Alex.
Alex menambahkan, ke depan BSN akan fokus pada penguatan ekosistem pembiayaan perumahan berbasis syariah dengan mengedepankan inovasi digital.
"Kami bertekad menjadi bagian dari bank syariah modern dan digital-minded. Seluruh layanan akan disambungkan secara digital untuk mempermudah akses masyarakat kapan saja dan di mana saja," ungkapnya.
Pencapaian ini adalah anugerah dan bukti kepercayaan stakeholder. Dukungan BTN sebagai induk menjadi motor bagi Bank BSN untuk memberikan performa terbaik.
- Gandeng MKP, BTN Bangun Standar Baru Ekosistem Wisata Digital Bali
- Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab Tapanuli Utara, BTN Bikin Layanan Publik Makin Modern
- Langkah Divestasi Aset Agung Podomoro Land Dinilai Efektif Jaga Ketahanan Bisnis
- BSN Hadirkan KPR Bonus Emas, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Kembangkan Layanan Perbankan Syariah, BSN-REI Berkolaborasi
- BTN dan IDM Teken MoU, Siap Berkolaborasi Memajukan Pariwisata Indonesia
JPNN.com




