Mesir Tarik Dubes dari Israel

Setelah Lima Polisinya Terbunuh di Perbatasan

Mesir Tarik Dubes dari Israel
Mesir Tarik Dubes dari Israel

Penembakan Kamis lalu merupakan buntut tewasnya delapan warga Israel karena serangan di Eliat, kota peristirahatan di Laut Merah, yang diduga dilakukan kelompok radikal dari Gaza, Kelompok Perlawanan Populer. Pasukan Israel lantas memburu para penyerang hingga menyeberang perbatasan Mesir dan terjadi adu senjata yang mengakibatkan tewasnya lima polisi Mesir.

Merespons kemarahan tetangga penting mereka itu, Israel berusaha mendinginkan suasana. "Tak ada yang berniat melukai personel keamanan Mesir," ujar Amos Gilad, pejabat di Kementerian Pertahanan Israel, kepada radio Israel. "Yang jadi pertanyaan adalah apa yang sebenarnya terjadi di lapangan dan inilah yang sedang diselidiki," sambungnya.

Sebelumnya, Israel mengeluarkan pernyataan yang membuat merah kuping kabinet Mesir. Yakni, mereka menganggap Mesir gagal mengontrol keamanan wilayah perbatasan sehingga militan dari Gaza bisa dengan gampang menyeberang. Kairo langsung menuntut Tel Aviv menarik pernyataan tersebut dan meminta maaf.

Sementara itu, saling serang antara Israel dan kelompok-kelompok perlawanan di Jalur Gaza terus berlangsung kemarin. Sebagai balasan atas serangan udara Israel pada Jumat lalu (19/8) yang menewaskan 12 warga Gaza, setidaknya 19 roket ditembakkan dari Gaza ke wilayah Israel dan melukai beberapa orang. (c10/ttg)

KAIRO - Mesir setelah lengsernya Hosni Mubarak bukan lagi tetangga yang manis bagi Israel. Kemarin (20/8) satu di antara dua saja negeri Arab yang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News