Minta Polisi Jamin Keamanan Pekerja Jalanan, Sahroni: Pemberantasan Begal Harus Prioritas!
jpnn.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI AHmad Sahroni menyoroti kasus kurir paket menjadi korban pembegalan di Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat.
Polisi telah menangkap dua pelaku yang membegal kurir paket Hasan Al Nazhari (25) yang tengah berteduh di pinggir jalan daerah Astana Anyar pada Minggu (3/5).
Kapolsek Astana Anyar Kompol Fetrizal S pada Senin (4/5), menyebut pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mencari dua pelaku lainnya. Sebab, dari rekaman CCTV, terlihat ada empat pelaku yang bekerja sama membegal korban.
Terkait kasus itu, Sahroni menyampaikan kemarahannya atas aksi kriminal yang dinilai semakin brutal dan meresahkan masyarakat.
"Saya minta kepolisian segera menjerat seluruh pelaku pembegalan biadab ini dengan hukuman maksimal. Ketegasan semacam ini penting untuk memberi rasa aman bagi para pekerja jalanan dari teror kejahatan," kata Sahroni dalam keterangannya, Senin.
Legislator Fraksi Partai NasDem itu pun meminta kepolisian menjamin keselamatan pekerja jalanan seperti kurir paket, ojek online hingga pengemudi transportasi umum.
"Apalagi korbannya adalah kurir paket yang sedang bekerja mencari nafkah halal, membawa titipan barang milik masyarakat. Pokoknya jangan kasih ampun para pelaku," lanjutnya.
Sahroni menekankan bahwa aparat penegak hukum memegang peran kunci menciptakan rasa aman bagi para pekerja di jalanan yang setiap hari beraktivitas demi memenuhi kebutuhan hidup.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI AHmad Sahroni menyoroti kasus kurir paket menjadi korban pembegalan di Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat.
- Kasus Daycare Jogja, Sahroni Menilai Terjadi Pelanggaran HAM
- Dedi Mulyadi Bongkar PKL Cicadas, Pedagang Kebingungan Belum Dapat Solusi
- Komisi I Rapat Bareng Menhan dan Panglima TNI, Bahas Isu Dinamika Geopolitik Global
- Disdik Jabar Siapkan Pemetaan Minat untuk Lulusan SMP dan MTs, Catat Jadwalnya
- Polisi Tangkap 8 Begal di Jakarta, Aksi Pelaku Sempat Viral
- Pemprov Jabar Buka SPMB Sekolah Maung, Sistem Zonasi Resmi Dihapus
JPNN.com




