Minta Usut Tuntas Kematian Polisi di Asrama Brimob, Sahroni: Harus Tegas dan Transparan
jpnn.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kematian polisi bernama Desky Prima Idolakusuma (DPI) di Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (31/7/2026) malam diusut tuntas.
Dari informasi yang beredar, korban diduga dianiaya hingga tewas oleh oknum tentara.
Panit Reskrim Polsek Palmerah Iptu Simbolon pada Selasa (4/8), menyebut kasus itu kini ditangani Polres Jakarta Barat.
Sementara, Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan TNI menghormati segala proses hukum yang saat ini tengah berjalan terhadap kasus tersebut.
Terkait kasus itu, Sahroni mendorong agar pimpinan kedua institusi melakukan koordinasi intens guna menyelesaikan kejadian ini secara tegas dan transparan.
"Saya mendorong pimpinan TNI dan Polri, baik di tingkat wilayah maupun pusat, untuk berkoordinasi dan mengawal langsung penanganan kasus ini," kata Sahroni.
Dia mengingatkan agar pengusutan kematian anggota Polri dari satuan Brimob itu dilakukan secara transparan.
"Jika benar terjadi tindak pidana, maka siapa pun pelakunya harus diproses secara tegas dan transparan. Jangan ada pihak yang berusaha melindungi," ucapnya.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kematian polisi bernama Desky Prima Idolakusuma (DPI) di Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, diusut tuntas.
- Viral Pamer Sajam di Jalanan, 9 Remaja Ditangkap Polisi, Sukurin
- Mobil Boks Terbalik di Tol Dalam Kota Arah Cawang, Kernet Dilarikan ke RS Polri
- Sahroni Setuju Usul BNN soal Larangan Vape Lewat Perpres
- Gandeng TNI, BULOG Mempercepat dan Masifkan Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
- Penikaman di London, 4 Warga Jadi Korban
- Polisi Tangkap Pelaku Penculikan Rian Risky, Dalami Asal Senjata Api
JPNN.com




