Minta Usut Tuntas Kematian Polisi di Asrama Brimob, Sahroni: Harus Tegas dan Transparan
Selain itu, perkembangan kasus ini juga harus terus dimonitor oleh pimpinan masing-masing institusi agar proses hukumnya berjalan objektif dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
Sahroni menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak boleh digeneralisasi sebagai cerminan hubungan TNI dan Polri secara keseluruhan.
Menurutnya, soliditas kedua institusi tetap harus dijaga karena yang diduga terlibat merupakan oknum.
"Saya meyakini soliditas TNI dan Polri tetap kuat. Jangan sampai ulah segelintir oknum justru memicu gesekan yang lebih luas di lapangan," ujarnya.
Menurut Sahroni, cara terbaik membuktikan soliditas itu adalah dengan mengusut perkara ini secara terbuka, profesional, dan tanpa pandang bulu.
"Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap kedua institusi juga akan tetap terjaga," kata Sahroni.(Fat/JPNN)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kematian polisi bernama Desky Prima Idolakusuma (DPI) di Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, diusut tuntas.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Pelaku Pencurian Kabel Tower Provider di Cicalengka Mengonsumsi Sabu-Sabu sebelum Beraksi
- Presiden Prabowo Sampaikan Taklimat untuk 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana
- Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung Ditembak Mati karena Menyerang Polisi
- Polisi Tangkap Satu dari Dua Begal Bercelurit di Kudus
- Pengejaran Berakhir, Polisi Tembak Mati Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga
- Polisi Kejar Pelaku Penembakan Pazwa Saat Acara Reuni SMP Garut
JPNN.com




