Misi Besar Erick Thohir: Cegah Super League Didominasi Satu Klub

Misi Besar Erick Thohir: Cegah Super League Didominasi Satu Klub
Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Foto: arsip JPNN.com/Nur Fidhiah Shabrina

jpnn.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir membawa misi besar untuk Super League 2026/2027 yaitu memutus dominasi klub-klub bermodal besar dan menciptakan persaingan yang lebih merata.

Dia menegaskan, Indonesia tidak ingin mengikuti model kompetisi yang hanya dikuasai satu atau dua klub. 

Menurutnya, liga akan jauh lebih menarik jika semakin banyak peserta memiliki kekuatan finansial, tata kelola, dan kualitas tim yang sehat.

Oleh karena itu, PSSI bersama I League mulai memperketat standar club licensing. Jika sebelumnya hanya ada lima aspek penilaian, kini jumlahnya ditambah menjadi tujuh, yakni sporting, infrastruktur, administrasi, legal, keuangan, pemasaran, dan sustainability.

Dengan aturan baru tersebut, klub Super League tak cukup hanya membeli pemain bagus dan membangun skuad kompetitif. Mereka juga dituntut memiliki fondasi bisnis dan manajemen yang sehat.

"Kami ingin melahirkan liga yang nomor satu bukan hanya dari aspek komersial, tetapi pelan-pelan terus meningkatkan liga. Jangan hanya meniru, tadi membangun super club-super club, karena kami mau ada pemerataan klub, makin banyak klub yang sehat, liganya makin kompetitif, dan penontonnya makin banyak," kata Erick di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Erick menegaskan Indonesia tidak ingin Super League berubah menjadi kompetisi yang hanya memiliki satu kekuatan dominan.

"Kalau di Indonesia, jangan membangun namanya super club. Tidak seperti di negara-negara tetangga, di Malaysia ada titik-titik, di Brunei hanya satu, di Singapura titik-titik," ujarnya.

Ketum PSSI Erick Thohir membawa misi besar untuk Super League 2026/2027 yaitu memutus dominasi klub-klub bermodal besar dan menciptakan persaingan lebih ketat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News