Misi Besar Erick Thohir: Cegah Super League Didominasi Satu Klub

Misi Besar Erick Thohir: Cegah Super League Didominasi Satu Klub
Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Foto: arsip JPNN.com/Nur Fidhiah Shabrina

Bagi Erick, kompetisi yang terlalu bergantung pada kekuatan segelintir klub berisiko menciptakan ketimpangan. 

Pria yang menjabat sebagai Menpora itu juga mengingatkan agar klub tidak terjebak dalam persaingan menghamburkan uang tanpa fondasi bisnis yang kuat.

"Dan jangan terus terjebak glamor-glamor klub yang akhirnya bangkrut. Sudah banyak cerita sepak bola Indonesia klubnya bangkrut," tegasnya.

Untuk memperkuat fondasi klub, I League juga menaikkan kontribusi kepada peserta Super League menjadi Rp27 miliar, dari sebelumnya Rp19 miliar.

Tambahan tersebut diharapkan membantu klub menjaga stabilitas keuangan sekaligus membangun tim yang lebih kompetitif.

Erick menilai investasi pemilik tetap penting, tetapi harus diarahkan untuk membangun ekosistem yang sehat. Dia menegaskan olahraga seharusnya dipandang sebagai investasi, bukan sekadar pengeluaran.

"Jadi ada kompetisi yang merata sesama klub. Urusan pemilik klub yang sedang baik mau berinvestasi, itu yang kami harapkan. Saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga selalu mendorong bahwa olahraga ini bukan biaya, tapi olahraga ini investasi," pungkas Erick. (dkk/jpnn)

Ketum PSSI Erick Thohir membawa misi besar untuk Super League 2026/2027 yaitu memutus dominasi klub-klub bermodal besar dan menciptakan persaingan lebih ketat.


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Muhammad Amjad

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News