Mobil Masih Sering Dipakai, Tetapi Harga Jualnya Terus Menyusut, Ini Penyebabnya
Artinya, hanya karena terlambat menjual 1–2 tahun, perusahaan bisa kehilangan value Rp3050 juta per unit.
Itu belum termasuk biaya tambahan yang sudah dikeluarkan selama mempertahankan kendaraan tersebut.
Dia menyebut menjual kendaraan ke showroom masih menjadi pilihan yang paling umum karena praktis.
Keunggulannya transaksi lebih cepat, tidak perlu mencari pembeli, cocok untuk penjualan armada dalam jumlah besar, dan proses administrasi lebih sederhana.
Namun, ada harga yang harus dibayar dari kepraktisan tersebut. Showroom membeli kendaraan bukan untuk dipakai, melainkan untuk dijual kembali.
Itu artinya mereka membutuhkan margin keuntungan, biaya refurbish, biaya stok unit, hingga buffer risiko jika kendaraan sulit terjual.
Akibatnya, harga beli showroom hampir selalu berada di bawah market value.
Dia mencontohkan market value kendaraan Rp145 juta, estimasi biaya refurbish showroom Rp5–8 juta, margin dealer Rp10–15 juta.
Ada sejumlah faktor yang membuat harga jual mobil turun lebih cepat dari seharusnya. Simak selengkapnya di sini.
- Babak Baru BYD di RI, Setop Impor & Fokus Produksi Lokal, Harga Mobil Jadi Murah?
- LEPAS L8 Resmi Dijual, Garansi Mesinnya Sampai 10 Tahun
- Dolar Meroket, VinFast Akan Naikkan Harga Mobil
- Nilai Tukar Rupiah Melemah, BYD Masih Tahan Harga Mobil
- Pengemudi Wajib Tahu, Ini Cara Mengatasi Masalah Mobil di Jalan
- Waspada, Mobil Bekas Banjir Sulit Terdeteksi, Jasa Inspeksi jadi Solusi
JPNN.com




