Momen Haru Pertemuan Reda Gaudiamo dan Ibu Farida, Kisah Nyata di Balik Na Willa

Momen Haru Pertemuan Reda Gaudiamo dan Ibu Farida, Kisah Nyata di Balik Na Willa
Penulis sekaligus inspirasi cerita Na Willa, Reda Gaudiamo, kembali dipertemukan dengan sahabat masa kecilnya, Ibu Farida. Foto: Dok. Visinema/Poplicist

“Nontonnya ikut terharu. Pas nonton itu, kok Faridanya mirip sekali sama saya pas kecil ya. Apalagi saat adegan mengaji dan salat. Si Linda, nama kecil Reda Gaudiamo, ambil sprei, aduh, terharu sekali nontonnya, tidak bisa berkata-kata,” kenang Ibu Farida seusai menonton film Na Willa.

Tidak hanya menghadiri nobar Film Na Willa bersama Ibu Farida, Reda juga menyempatkan kembali ke Krembangan, tempat masa kecilnya tumbuh.

Dia mengunjungi rumah Ibu Farida, dan keduanya kembali berpelukan, seperti dua sahabat lama yang tidak lekang oleh waktu tengah melepas rindu.

Meski banyak hal telah berubah di Krembangan, bagi Reda tempat ini tetap menyimpan kenangan yang begitu dalam. Terlebih, masih ada sahabatnya yang menetap di sana, Farida.

“Masa kecil saya di Surabaya, dan itu menjadi setting cerita Na Willa. Tumbuh di Surabaya dengan berbagai macam teman dan tetangga dari berbagai ras, dan itu menjadi bagian penting dari cerita ini,” ujar Reda Gaudiamo.

“Dulu bilangnya sebentar, eh hampir 66 tahun baru ketemu lagi. Dia bilangnya sebentar. Jangan ditinggalin lagi ya sekarang,” tambah Ibu Farida.

Lebih dari sekadar film, Na Willa telah menjadi pengalaman emosional yang kini sedang dirasakan banyak orang, sebuah perjalanan pulang ke masa kecil, ke keluarga, dan ke rasa hangat yang sederhana karena Na Willa adalah kita.

Film Na Willa sampai saat ini masih tayang di bioskop Indonesia. (ded/jpnn)

Momen haru dan hangat tercipta dalam nobar film Na Willa di Tunjungan Plaza 1 XXI, Surabaya pada Selasa, 31 Maret 2026.


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News