Monster Pabrik Rambut, Kisah Horor Tentang Dunia Kerja
jpnn.com, JAKARTA - Palari Films akhirnya merilis official trailer, poster, dan original soundtrack (OST) film terbaru yang berjudul Monster Pabrik Rambut.
Film tersebut disutradarai Edwin, serta dibintangi Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan Kev.
Official trailer menampilkan horor tentang dunia kerja yang dekat dengan situasi sekarang, ketika tempat kerja berubah serupa monster, yang memaksa para pekerja bekerja sampai mati.
Nuansa pabrik rambut yang menjadi tempat bekerja Putri (Rachel Amanda) dan Ida (Lutesha) ditampilkan dengan suasana mencekam di trailer. Putri dan Ida merupakan kakak-adik yang terpaksa masuk ke pabrik rambut tersebut untuk mengungkap misteri kematian ibunya.
Namun, saat mereka bekerja di pabrik tersebut, kejanggalan-kejanggalan justru makin terasa, dan menambah keyakinan Ida yang percaya ibunya mati secara tidak wajar ketika bekerja di pabrik tersebut.
Sementara itu, Iqbaal Ramadhan yang memerankan karakter Bona, menjadi adik bungsu dari Putri dan Ida.
Dia memiliki kemampuan untuk meregenerasi seluruh anggota tubuhnya sendiri, layaknya Axolotl, amfibi asal Meksiko yang memiliki kemampuan unik meregenerasi seluruh anggota tubuhnya. Sebuah simbol yang menyiratkan pertanyaan, apakah para pekerja juga diharapkan bekerja terus menerus dengan regenerasi bagian tubuhnya sendiri?
Diproduseri oleh Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy, film Monster Pabrik Rambut menjadi ko-produksi internasional antara Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis.
Palari Films akhirnya merilis official trailer, poster, dan original soundtrack (OST) film terbaru yang berjudul Monster Pabrik Rambut.
- Monster Pabrik Rambut Akhirnya Umumkan Jadwal Tayang di Bioskop
- Iqbaal Ramadhan dan Rachel Amanda Terlibat, Monster Pabrik Rambut World Premiere di Berlinale 2026
- Iqbaal Ramadhan Tampil Berbeda, Monster Pabrik Rambut Tayang Perdana di Berlinale 2026
- Suka Duka Tawa Segera Tayang di Bioskop, Tiket Sudah Mulai Dijual
- Mentertawakan Luka yang Belum Selesai Lewat Suka Duka Tawa
- Suka Duka Tawa Menutup JAFF 2025
JPNN.com




