MotoGP 2026 Jadi Sulit Diprediksi, Fabio Quartararo Bongkar Penyebabnya
jpnn.com - MotoGP 2026 menghadirkan persaingan yang makin terbuka setelah tujuh pembalap berbeda berhasil meraih kemenangan hingga seri ke-12 di Inggris.
Pembalap Yamaha Fabio Quartararo melihat fenomena tersebut sebagai gambaran ketatnya persaingan.
Raul Fernandez menjadi nama terbaru yang naik ke podium tertinggi setelah memenangi balapan utama di Silverstone.
Sebelumnya, kemenangan sudah dirasakan Marco Bezzecchi, Alex Marquez, Jorge Martin, Fabio Di Giannantonio, Marc Marquez, dan Ai Ogura.
Quartararo Punya Pandangan Berbeda
Banyaknya pemenang membuat MotoGP 2026 terasa sulit ditebak. Namun, Quartararo menilai hasil tersebut masih masuk akal karena para pembalap yang menang memang menunjukkan performa kompetitif.
"Para pembalap yang berada di depan memang memiliki kecepatan yang bagus dan mereka mampu memanfaatkannya," ucap rider asal Prancis itu.
Quatararo menilai kondisi trek turut memberikan pengaruh terhadap hasil balapan. Ducati, misalnya, disebut mengalami kesulitan ketika tampil di Silverstone.
"Saya pikir Ducati memang tidak terlalu nyaman di trek ini. Kalau melihat musim sebelumnya, mereka juga menghadapi kendala yang kurang lebih sama ketika balapan berlangsung di sini," tambahnya.
MotoGP 2026 menghadirkan persaingan yang makin terbuka setelah tujuh pembalap berbeda berhasil meraih kemenangan hingga seri ke-12.
- Fasilitas KEK dan ATA Carnet dari Bea Cukai Bantu Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026
- MotoGP 2026: Pecco Bagnaia Kesulitan di Mandalika, Masalah Ducati Kembali Terungkap
- MotoGP 2026 Memanas, Marc Marquez Tak Bisa Andalkan Team Order Ducati
- F1 Bersiap Kembali ke Afrika, MotoGP Belum Berani Menyusul, Kenapa?
- Ribuan Anggota Yamaha PAS Life Dihantui Potensi Kebocoran Data
- MotoGP 2026: Sempat Ribut di Mandalika, Alex Rins Punya Harapan untuk Marshal
JPNN.com




