MotoGP: Saat Pertama Naik Ducati, Marc Marquez Diliputi Keraguan Besar, Kenapa?
"Hari ketika saya paling gugup ialah saat menguji Ducati di Valencia. Itu lebih karena tekanan," ucap kakak dari Alex Marquez itu.
Sorotan publik yang begitu besar membuat situasi makin tidak nyaman.
Marquez menyadari ekspektasi terhadap dirinya sudah terlanjur tinggi, sementara dia sendiri belum yakin bisa langsung beradaptasi.
"Semua orang sudah tahu siapa saya. Jadi ini bukan sekadar gugup, tetapi tekanan karena saya tidak tahu apakah bisa langsung cepat dengan motor itu," tambahnya.
Keraguan itu bahkan sempat membuatnya mempertanyakan kemampuan sendiri. Marquez mengaku terus mencari kepastian, termasuk dari para insinyur tim.
"Saya terus bertanya apakah saya mampu mengendarai Ducati, dan para insinyur malah bilang saya bodoh," canda Marquez.
Namun, seiring waktu, kekhawatiran tersebut berubah menjadi keyakinan. Marquez mampu menunjukkan performa kompetitif bersama Gresini Racing dengan meraih tiga kemenangan sepanjang musim 2024.
Performa impresif itu menjadi pijakan menuju level berikutnya. Saat dipercaya memperkuat tim pabrikan Ducati, Marquez tampil semakin dominan dengan mencatatkan 11 kemenangan pada musim 2025 dan kembali meraih gelar juara dunia.(crash/mcr15/jpnn)
Perjalanan karier Marc Marquez di MotoGP ternyata menyimpan satu momen yang tak terlupakan.
Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib
- MotoGP 2026 Memanas, Bos Ducati Sebut Aprilia Sudah Sampai Level Ini
- MotoGP: Fabio Quartararo Bikin Langkah Berani, Honda HRC Siap Bangkit Lagi?
- MotoGP 2026: Ducati Percaya Diri, Ternyata Ini yang Terjadi pada Marc Marquez
- MotoGP: Bakal Satu Garasi dengan Francesco Bagnaia, Marco Bezzecchi Merasa Aneh
- Marc Marquez Bikin Ramalan soal Motor Baru MotoGP 2027
- MotoGP 2026: Francesco Bagnaia Akhirnya Ambil Keputusan Besar
JPNN.com




