MPMX Lanjutkan Rehabilitasi Mangrove di NTT, Tanam 40 Ribu Bibit
Dukungan ini diharapkan dapat memperluas kapasitas produksi dan meningkatkan pendapatan nelayan secara signifikan.
Selain para nelayan, Ibu-ibu pesisir juga menerima pelatihan dan pendampingan, untuk mengolah bahan baku alami dari lingkungan sekitar menjadi produk bernilai ekonomi.
Produk yang berhasil dikembangkan adalah sirup buah mangrove dan sambal kepiting, yang telah dibantu juga untuk mendapatkan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sehingga produk bisa dipasarkan lebih luas.
"Melalui MPM EcoMangrove, kami ingin secara nyata berkontribusi merawat ekosistem pesisir agar tetap hidup dan produktif, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga di wilayah operasional kami. Kami percaya, lingkungan yang terjaga dan masyarakat yang sejahtera adalah fondasi bagi keberlanjutan bisnis dan kemajuan bangsa,” kata Beatrice Kartika, Group CFO MPMX.
Kini, Desa Golo Sepang semakin dikenal luas. Tidak hanya menarik perhatian wisatawan yang ingin mencoba trekking mangrove dan bermain kano, tetapi juga menjadi lokasi penelitian dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa dari berbagai institusi.
Desa ini kini berkembang menjadi destinasi ekowisata berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat yang menjanjikan.
Budi daya kepiting bakau ini telah menjadi multiplier dan dinamisator bagi berbagai aktivitas yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.(chi/jpnn)
Selain fokus pada pelestarian lingkungan, MPMX juga mengintegrasikan aspek pemberdayaan ekonomi dalam program MPM EcoMangrove.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- MPMX Lakukan Transplantasi Terumbu Karang di Labuan Bajo
- MPMX Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih Konsolidasian Sebesar 23% di Semester I 2026
- MPMX Dorong Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas Lewat MPM BISA
- MPM Group Pererat Kolaborasi dengan Media
- Gelar RUPST 2026, MPMX Tingkatkan Pembagian Dividen Tunai
- Kuartal I 2026, MPMX Raih Laba Bersih Rp173 Miliar
JPNN.com




