MSIG Indonesia Ajak Siswa SD Jadi Agen Perubahan Memilah Sampah
Karyawan MSIG Indonesia turut terlibat sebagai relawan untuk mendampingi para siswa. Sebelum kegiatan berlangsung, mereka mengikuti workshop untuk memperkaya pengetahuan mengenai hubungan antara pemilahan sampah dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Biodiversity Fun Class pertama kali diselenggarakan pada 2019 sebagai bagian dari komitmen MSIG Indonesia terhadap edukasi lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati.
Hingga 2026, program ini telah melibatkan 86 karyawan MSIG Indonesia sebagai relawan yang berperan sebagai kakak pendamping bagi para siswa dan sudah menjangkau 9 sekolah dasar negeri di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bogor.
Kehadiran BDFC pada tahun ini melanjutkan upaya MSIG Indonesia dalam mendekatkan isu lingkungan kepada generasi muda melalui pembelajaran yang praktis dan menyenangkan.
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, MSIG Indonesia juga turut menyerahkan satu unit alat pengepres botol plastik dan tiga unit tempat sampah terpilah kepada masing-masing sekolah untuk mendukung penerapan kebiasaan memilah sampah secara berkelanjutan.
Melalui BDFC 2026, MSIG Indonesia kembali menegaskan pentingnya menghadirkan edukasi lingkungan yang relevan dan mudah diterapkan sejak usia dini. Program ini diharapkan dapat membangun fondasi kepedulian terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati yang terus berkembang seiring pertumbuhan anak-anak. (rhs/jpnn)
Dari pilah sampah ke jaga keanekaragaman hayati, MSIG Indonesia mengajak siswa SD jadi agen perubahan.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Dari RW 014 Pondok Kelapa, PDIP Dorong Gerakan Pilah Sampah Menyebar ke Jakarta
- Suplai Sampah Jadi Kunci Operasional PSEL Palembang
- Ketua DPD RI Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
- LamiPak Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik
- DPRD Kota Bekasi Desak Pemprov DKI Turun ke Bantargebang, Ada Persoalan Serius
JPNN.com




