Senin, 23 Oktober 2017 – 04:11 WIB

MU Incar Indra Sjafri dan Alfred Riedl

Senin, 08 Desember 2014 – 21:54 WIB
MU Incar Indra Sjafri dan Alfred Riedl - JPNN.COM

JAKARTA - Persepam Madura United (MU) sedang mengincar dua pelatih top untuk mengarungi musim depan. Dari sejumlah nama, klub asal “Pulau Garam” itu menginginkan mantan pelatih Timnas Indonesia senior Alfred Riedel dan mantan pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri. 

“Dalam waktu dekat, manajemen akan bertemu kedua pelatih tersebut. Kami berharap satu dari dua pelatih ini mau menangani tim ini dan mampu mengangkat prestasi Persepam Madura United di pentas sepakbola nasional di waktu mendatang," kata manajer Persepam MU Said Abdullah di Jakarta, Senin (8/12).

Menurut Said, pihaknya telah memasukan sejumlah nama kandidat pelatih top lainnya. Namun, berdasarkan kebutuhan tim, Alfred dan Indra memenuhi kriteria yang dibutuhkan. “Kami selektif betul dalam memilih pelatih. Kami membutuhkan pelatih yang mengerti dan paham karakter anak-anak Madura,” urai manajer yang menggantikan Achsanul Qosasih setelah mengundurkan diri lantaran Persepam terdegradasi ke Divisi Utama itu.

Selain itu, dia yakin dua pelatih kawak itu memiliki program pengembangan Persepam MU jangka panjang. "Kami akan memilih yang terbaik. Kami ingin membangun sebuah tim dengan sepakbola menyerang dan menghibur pendukung," ujar politisi PDI Perjuangan asli Madura tersebut.

Namun, meski sudah melakukan pendekatan kepada keduanya, Indra dan Riedl belum memberikan jawaban. Dia berharap Pesepam MU mendapat jawaban dari dua pelatih tersebut dalam waktu dekat.

Saat ditanya soal target, Said menegaskan, pelatih baru itu mengembalikan Persepam MU ke kompetisi paling elite di Indonesia ini yaitu Indonesia Super League (ISL). "Saya yakin, Riedel maupun Indra Sjafri mampu membawa Persepam kembali ke ISL karena kedua pelatih ini cukup cerdas dan sudah teruji menangani timnas senior dan U19," papar Said lagi. 

Alfred Riedel baru saja mundur dari timnas senior setelah gagal di Piala AFF 2014. Adapun Indra Sjafri belum menangani satu klub pun setelah dinyatakan gagal pada Piala Asia U-19 2014 di Vietnam lalu dan gagal mencapai target lolos ke Piala Dunia U20 tahun depan. (mas/jpnn)

SHARES
TAGS   ISL
loading...
loading...
Komentar